Senin, 11 Desember 2023

Protista Menyerupai Jamur

| Senin, 11 Desember 2023
protista

Sahabat Pustaka Pengetahuan, Protista mirip jamur merupakan salah satu dari materi yang ada dalam mata pelajaran Biologi. Pelajaran Protista terdapat pada Biologi di tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas). Untuk kelompok protista dikatakan mirip jamur sebab memiliki karakter yang mirip dengan jamur. Untuk Pengertian Protista silahkan klik Pengertian Protista, silahkan simak ulasan artikel dengan baik.

Pengertian Protista Mirip Jamur

Organisme Protista mirip jamur disebut dengan Jamur Mirip atau Jamur Lendir. Protista ini, masuk dalam kelompok organisme Protista yang memiliki ciri-ciri dan sifat-sifat yang menyerupai jamur, meskipun sebenarnya berbeda dari jamur sejati dalam berbagai aspek. Adapun penamaan ini mengacu pada kemiripan mereka dengan jamur dalam hal struktur tubuh dan cara reproduksi.

Walaupun mempunyai kemiripan, akan tetapi protista ini bukanlah jamur. Menurut dari laman KBBI Daring, Protista adalah golongan makhluk di samping dunia tumbuhan dan hewan. Selain itu, protista adalah organisme dengan susunan sederhana.

Ciri - Ciri Protista Mirip Jamur

Adapun Protista mirip jamur biasanya memiliki tubuh yang terdiri dari sel tunggal atau koloni sel. Ada beberapa di antaranya memiliki tubuh berbentuk benang seperti hifa pada jamur, tetapi perbedaannya adalah tubuh Protista ini, kebanyakan lebih sederhana dan tidak membentuk miselium yang kompleks seperti pada jamur sejati.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri protista yang mirip dengan jamur, yakni :

  • Organisme eukariotik (sel memiliki inti sel).
  • Umumnya hidup sebagai satu sel atau koloni sel.
  • Memiliki dinding sel yang mengandung kitin.
  • Reproduksi seksual dan aseksual.
  • Memiliki struktur tubuh mirip benang atau semacam jamur (misalnya miselia).
  • Memiliki siklus hidup yang kompleks dengan fase haploid dan diploid bergantian.
  • Beberapa jenis protista mirip jamur adalah pengurai dan dapat mengurai bahan organik.

Contoh protista mirip jamur 

  • Jamur air (oomycota) dan jamur lendir (slime molds).

Struktur Protista Mirip Jamur

Struktur protista mirip jamur dapat bervariasi tergantung pada jenisnya, tetapi secara umum, berikut adalah beberapa struktur yang umum ditemukan pada organisme dalam kelompok ini:

a. Sel Tunggal atau Koloni Sel

Ada beberapa protista mirip jamur terdiri dari sel tunggal yang hidup secara independen, sementara yang lain membentuk koloni sel yang bekerja bersama.

b. Benang-tipis (Filamen)

Ada beberapa protista mirip jamur memiliki tubuh berbentuk benang-tipis (filamen) yang menyerupai hifa pada jamur sejati. Dengan filamen ini dapat membentuk jaringan seperti miselium pada jamur, tetapi strukturnya lebih sederhana.

c. Pseudopodia

Ada beberapa protista mirip jamur dapat memiliki pseudopodia, yaitu ekstensi sitoplasma berbentuk seperti "kaki palsu" yang digunakan untuk pergerakan dan memperoleh makanan.

d. Struktur Reproduksi

Adapun Protista mirip jamur dapat membentuk struktur reproduksi, seperti spora atau struktur mirip konidia pada jamur, yang digunakan untuk reproduksi aseksual.

e. Dinding Sel

Dinding sel pada protista mirip jamur terbuat dari senyawa polisakarida kitin dengan memberikan kekuatan dan perlindungan pada sel-sel organisme.

f. Vakuola Pangan

Ada beberapa protista mirip jamur memiliki vakuola pangan, yaitu kantong dalam sel yang berisi partikel makanan yang telah ditangkap. Adapun vakuola ini berperan dalam mencerna dan mengurai makanan yang diperoleh dari lingkungan.

Kelompok Filum Protista Mirip Jamur

Anggota Protista yang menyerupai jamur meliputi jamur air dan jamur lendir. Walaupun tampaknya sama dengan jamur sejati, namun dalam organisasi seluler, cara reproduksinya, dan siklus hidupnya, kedua jamur ini berbeda dengan jamur (Fungi) sejati. Protista yang menyerupai jamur dibedakan menjadi jamur air (Oomycotina) dan jamur lendir (Myxomycotina). Mari kita pelajari satu persatu ciri-ciri jamur air dan jamur lendir tersebut. 

a. Jamur Air (Oomycotina) 

Oomycotina

Oomycotina berarti fungi telur. Istilah ini didasarkan pada cara reproduksi  seksual  pada  jamur  air.  Beberapa  anggota  Oomycotina bersifat uniseluler dan tidak memiliki kloroplas. Jamur air memiliki dinding sel terbuat dari selulosa, yang berbeda dengan dinding sel jamur sejati yang terbuat dari polisakarida yang disebut kitin. Yang membedakan jamur air dengan jamur sejati adalah adanya sel biflagellata yang terjadi pada daur hidup jamur air. Semen- tara jamur sejati tidak memiliki flagella.

Sebagian besar jamur air hidup secara bebas atau melekat pada sisa-sisa tumbuhan di kolam, danau, atau aliran air. Meraka hidup sebagai pengurai dan berkoloni. Walaupun begitu, ada juga yang hidup pada sisik atau insang ikan yang terluka sebagai parasit. Contoh anggota Oomycotina adalah Saprolegnia, dan Phytoptora infestans. Selain bersifat parasit, jamur air juga bersifat patogen (dapat menimbulkan penyakit), seperti menyebabkan pembusukan kayu pada kentang dan tomat.  

Jamur air dapat bereproduksi secara seksual atau aseksual. Secara aseksual, jamur air menghasilkan sporangium di ujung hifa. Di dalam sporangium tersebut, dihasilkan spora yang berflagella yang disebut zoospora. Ketika zoospora matang dan jatuh di tempat yang sesuai, maka akan berkecambah dan tumbuh menjadi mycelium baru. Ada- pun reproduksi secara seksual terjadi melalui penyatuan gamet jantan dan gamet betina. Gamet jantan dihasilkan oleh antheredium dan gamet betina dihasilkan dari oogonium. Penggabungan gamet jantan dan gamet betina menghasilkan zigot diploid. Zigot ini nantinya akan berkembang menjadi spora, yang berdinding tebal. Saat spora berke- cambah, akan dihasilkan mycelium baru. Cara reproduksi ini dapat kalian lihat pada Gambar 4.20. 

b. Jamur Lendir (Myxomycotina) 

myxomycotina

Pada umumnya, jamur lendir berwarna (berpigmen) kuning atau orange, walaupun ada sebagian yang berwarna terang. Jamur ini bersifat heterotrof dan hidup secara bebas. Tahapan memperoleh makan dalam siklus  hidup  jamur  lendir  merupakan  suatu  massa  ameboid  yang disebut plasmodium. Plasmodium ini dapat tumbuh besar hingga diameternya  mencapai  beberapa  sentimeter.  Walaupun  berukuran besar, plasmodium bukan multiseluler. Plasmodium merupakan massa tunggal sitoplasma yang mengandung banyak inti sel. Plasmodium menelan makanan melalui fagositosis. Mereka melakukan ini sambil menjulurkan pseudopodia melalui tanah yang lembab, daun-daunan, atau kayu yang membusuk. Jika habitat jamur lendir mulai mengering atau tidak ada makanan yang tersisa, plasmodium akan berhenti tum- buh dan berdiferensiasi menjadi tahapan siklus hidup yang berfungsi dalam tahapan reproduksi seksual. Contoh jamur lendir adalah jenis Dyctystelum discridium. 

c. Acrasiomycota (Jamur Lendir Seluler)

jamur lendir seluler

Pengrtian Acrasiomycota adalah jamur lendir seluler yang hidup bebas dan amoeboid (berbentuk menyerupai amoeba), serta memiliki inti bersekat. Adapun jamur kelompok ini memiliki tahapan (fase) makan yang berupa sel-sel yang hidup soliter, tetapi setelah makanannya habis sel-sel tersebut membentuk agregat (koloni) dalam suatu unit.

Habitat Acrasiomycota

habitat acrasiomycota  biasa di tempat-tempat yang mengandung kotoran dan di tumbuhan-tumbuhan yang sudah membusuk.

Reproduksi Acrasiomycota

Adapun reproduksi acrasiomycota dilakukan secara generatif (seksual) dengan singami sel ameboid dan secara vegetatif (aseksual) dengan membentuk tubuh buah (fruiting body).

Contoh Acrasiomycota

Contoh dari acrasiomycota antara lain Dictyostelium discoideum yang banyak ditemukan di lantai hutan dan menjadi model organisme untuk dipelajari genetika dan biologi molekulernya. Lalu, ada juga Polysphondylium sp. yang bisa membentuk mikrosista, serta Fonticula alba yang tubuh buahnya seperti gunung berapi.

Demikianlah artikel yang berjudul Protista Menyerupai Jamur. Apabila ada kekurangan ataupun kekeliruan dalam penulisan artikel ini, Pustaka Pengetahuan mengucapkan mohon maaf yang sebesar - besarnya. Silahkan tinggalkan pesan yang bijak pada kolom komentar yang tersedia. Terima kasih sudah mengunjungi, semoga bermanfaat.

Bahan bacaan lainnya, jika membantu tugas sekolah silahkan klik Berbagai Reviews 

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan, silahkan klik Baraja Farm 

Tutorial cara budidaya silahkan klik Baraja Farm Channel

Media sosial silahkan klik .facebook

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar