pustakapengetahuan.com

pustakapengetahuan.com

Selasa, 09 Agustus 2022

Konsep Gotong Royong

Konsep Gotong Royong

pengertian gotong royong


Apa itu Gotong Royong

Sebagai masyarakat yang hidup di negara Indonesia, tentu perlu memahami tentang gotong royong yang sudah berkembang dari zaman dulu. Apalagi sering kita lihat disekitar rumah atau perkampungan, warga secara bersama - sama membersihkan jalan, membersikan got dan sebagainya.

Masyarakat menyebutnya sebagai kegiatan gotong - royong atau kerja bakti. Kegiatan tersebut, tentunya sudah dikenalkan serta di ajarkan oleh para orang tua kepada anaknya sejak dari kecil. Kita hidup bermasyarakat di nusantara Indonesia, tentunya membuat seseorang tak jauh dari kegiatan gotong royong atau kerja bakti.

Kegiatan gotong royong merupakan salah satu ciri khas masyarakat bangsa Indonesia. Kegiatan gotong royong ini, dapat mempersatukan warga dari berbagai golongan. Sehingga dapat meningkatkan persatuan. Sebagaimana tertuang dalam pancasila yaitu sila ke 3 yang berbunyi persatuan Indonesia. Kegiatan gotong royong menjadi kepribadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Dan juga, sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat yang hampir semua daerah di Indonesia menanamkan nilai gotong royong.

Dengan adanya kesadaran setiap elemen dan lapisan masyarakat dalam menerapkan perilaku gotong royong maka hubungan persaudaraan atau silaturahmi akan semakin erat. Memahami sikap gotong royong itu seharusnya dimiliki seluruh elemen atau lapisan masyarakat yang ada di Indonesia.


Pengertian Gotong Royong

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Jika berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), menyatakan bahwa gotong royong memiliki arti bekerja bersama-sama. Seperti tolong menolong, maupun bantu membantu diantara anggota dalam suatu komunitas.

Sakjoyo dan Pujiwati Sakjoyo

Menurut sakjoyo dan Pujiwati Sakjoyo mengemukakan pengertian gotong royong merupakan adat istiadat tolong menolong antara warga dalam berbagai macam lapangan aktivitas sosial, baik berdasarkan hubungan tetangga kekerabatan yang berdasarkan  efisien yang sifatnya praktis dan ada pula aktifitas kerja sama yang lain.

Koenjaraningrat

Menurut Koenjaraningrat, gotong royong adalah suatu konsep yang erat sangkut pautnya dengan kehidupan masyarakat sebagai petani pada masyarakat agraris. Gotong royong merupakan suatu sistem pengarahan tenaga tambahan dari luar keluarga untuk mengisi kekurangan dalam rangka aktifitas produksi bercocok tanam.

Mubyarto 

Sedangkan pengertian gotong royong menurut Mubyarto adalah kegiatan bersama untuk mencapai tujuan bersama.


Tujuan dan Manfaat Gotong Royong

Tujuan Gotong Royong

MelakukankKegiatan gotong royong merupakan prilaku yang mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat. Dengan adanya kegiatan gotong royong, membuat masyarakat mau bekerja secara bersama - sama untuk membantu orang lain atau untuk membangun fasilitas umum yang bisa dimanfaatkan bersama. Berikut sejumlah tujuan gotong royong, di antaranya:
  • Mengajak setiap individu untuk bekerja sama dalam memecahkan suatu permasalahan ataupun menjaga suatu lingkungan.
  • Meningkatkan tali persausdaraan dan kebersamaan antar warga.
  • Membuat warga agar lebih kompak serta saling mengenal satu sama lain.
  • Membuat suatu pekerjaan agar menjadi lebih ringan.
  • Mempererat rasa kesatuan dan persatuan.
  • Menghemat pengeluaran dan mempercepat suatu pekerjaan.
  • Membuat setiap pekerjaan menjadi lebih ringan.
  • Dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat.
  • Untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama, karena dengan gotong royong, bisa berkumpul dengan tetangga.


Manfaat Gotong Royong

Kegiatan gotong royong mengajari setiap orang untuk bekerja sama untuk menyeleseikan pekerjaan. Pekerjaan atau masalah dapat secara bersama - sama diseleseikan secara musyawarah. Pekerjaan tersebut tentunya bersifat positif dan untuk kepentingan bersama. Berikut ini, beberapa manfaat gotong royong yaitu:
  • Dapat terjalinnya rasa solidaritas dalam lingkungan masyarakat
  • Meningkatnya persatuan dan kesatuan
  • Keamanan lingkungan semakin terjamin, dengan rasa persaudaraan dan kebersamaan serta saling kenal di antara warga akan memudahkan jika ada pendatang baru ataupun tamu asing yang mencurigakan.
  • Maka ketentraman dan kedamaian akan diperoleh jika antar sesama warga saling peduli dan saling membantu dengan warga lainnya.
  • Gotong royong tidak mengenal perbedaan, sehingga ketika di laksanakan semua akan terasa sama.
  • Menjadikan lingkungan masyarakat dapat menjadi bersih dan terjaga.
  • Menjalin rasa solidaritas dalam lingkungan masyarakat.
  • Agar lingkungan kita dapat dirasakan kebersihan dan keindahannya
  • Agar kehidupan bermasyarakat itu lebih baik dengan diadakannya gotong royong


Nilai dan Karakteristik Gotong Royong

Nilai Gotong Rotong

Dalam kegiatan gotong royong ada berbagai macam nilai yang dapat kita pahami. Berikut ini beberapa nilai - nilai dalam gotong royong, yaitu ;
  • Nilai kebersamaan, gotong royong mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat.
  • Nilai persatuan, yaitu kebersamaan yang terjalin dalam gotong royong sekaligus melahirkan persatuan antar anggota masyarakat.
  • Nilai rela berkorban, yaitu dalam gotong royong mengajari setiap orang untuk rela berkorban tanpa pamrih. Bentuk pengorbanan tersebut dapat berbentuk apapun, mulai dari berkorban waktu, tenaga, pemikiran, hingga uang.
  • Nilai tolong menolong, gotong royong membuat masyarakat saling bahu-membahu untuk menolong satu sama lain.
  • Nilai sosialisasi, gotong royong dapat membuat manusia kembali sadar jika dirinya adalah maskhluk sosial. 

Karakteristik Gotong Royong

Berikut karakteristik gotong royong yang dapat kita pahami, di antaranya :
Sebagai sifat dasar bangsa Indonesia yang menjadi unggulan bangsa dan tidak dimiliki bangsa lain.
Terdapat rasa kebersamaan dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. Sebagai bahan pertimbangan bahwa nilai-nilai kebersamaan yang selama ini ada perlu senantiasa dijunjung tinggi dan dilestarikan agar semakin lama tidak semakin memudar.

Memiliki nilai yang luhur dalam kehidupan.

Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, karena di dalam kegiatan gotong-royong, setiap pekerjaan dilakukan secara bersama-sama tanpa memandang kedudukan seseorang tetapi memandang keterlibatan dalam suatu proses pekerjaan sampai sesuai dengan yang diharapkan. Mengandung arti saling membantu yang dilakukan demi kebahagiaan dan kerukunan hidup bermasyarakat. Suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama - sama dan sifatnya sukarela tanpa mengharap imbalan apapun dengan tujuan suatu pekerjaan atau kegiatan akan berjalan dengan mudah, lancar dan ringan.


Jenis Gotong Royong

Ada berbagai jenis gotong royong yang dapat kita lihat, seperti:

Kerja bakti

Kerja bakti adalah salah satu kegiatan yang dilakukan secara bersama - sama dalam suatu lingkungan sosial masyarakat sekitar tempat tinggal atau domisili. Kegiatan kerja bakti ini, merupakan suatu wujud untuk bisa meningkatkan rasa saling tolong menolong dan peduli antar sesama dan lingkungan.

Membantu korban bencana (Tanggap Bencana)

Tanggap bencana merupakan sebuah rasa peduli   dari masyarakat untuk saling bekerja sama dalam kondisi terkena suatu musibah. Kegiatan tanggap bencana tersebut terbentuk dari rasa peduli masyarakat sekitar guna membantu sesama yang sedang berada dalam keadaan sulit.

Kegiatan panen raya

Panen raya merupakan kondisi musim panen dengan skala besar dari seluruh jenis pertanian. Musim panen ini umumnya terjadi dalam jangka waktu satu tahun dua kali atau tergantung pada jenis tanaman yang ditanamnya.

Musyawarah

Musyawarah merupakan sebuah media guna mencapai mufakat dan berkumpul dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah dan mengambil suatu keputusan secara bersama-sama. Dengan adanya musyawarah, masyarakat dapat saling bertukar pikiran dan pendapat dengan tujuan mencapai mufakat yang diharapkan serta saling menguntungkan semua pihak.

Contoh Gotong Royong 

Ada beberapa contoh gotong royong yang dapat kita lihat, diantaranya adalah :
  • Masyarakat bahu - membahu menolong korban bencana alam
  • Warga kerja bakti membersihkan lingkungan.
  • Warga membantu membangun rumah warga yang terkena musibah.
  • Warga gotong royong dalam membangun fasilitas umum di lingkungan sekitar, seperti jalan atau jembatan.
  • Saling membantu warga masyarakat yang terkena musibah.


Demikianlah artikel yang berjudul "Konsep Gotong Royong". Apabila ada kesalahan ataupun kekurangan artikel tersebut. Kami selaku pustakapengetahuan.com mengucapkan mohon maaf yang sebesar - besarnya. Silahkan tinggalkan komentar untuk kemajuan artikel ini yang akan datang. Terima kasih dan semoga artikel ini bermanfaat.

Kamis, 04 Agustus 2022

Pengamalan Nilai - Nilai Pancasila

Pengamalan Nilai - Nilai Pancasila

Penerapan Nilai - Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari


pengamalan pancasila

Setiap tanggal 1 Juni, masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pancasila sebagai pandangan hidup dan ideologi bangsa, terdiri dari seperangkat nilai dan norma yang seharusnya dipahami dalam diri setiap rakyat Indonesia. Pancasila merupakan pandangan hidup yang menggerakkan aktivitas keseharian bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pengamalan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari - hari menjadi sebuah kewajiban sebagai bangsa Indonesia.

Dimana Pancasila terdiri dari dua suku kata yaitu “Panca” artinya lima dan “Sila” artinya prinsip. Maka Pancasila itu merupakan satu kesatuan dari lima prinsip, sebagai berikut

  1. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 
  3. Sila ketiga, Persatuan Indonesia
  4. Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan 
  5. Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pada Pancasila terkandung nilai - nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari - hari. Seperti halnya dalam sila pertama terkandung sikap toleransi yang dapat kita amalkan dalam kehidupan bermasyarakat Indonesia. 

Agar kita lebih mudah mengetahui dan mengamalkan nilai - nilai Pancasila, maka kita perlu memahami contoh - contoh pengamalan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah cara melakukan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari - hari:


1. Penerapan Nilai Pancasila Sila Pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa)

Adapun nilai - nilai yang terkandung pada sila pertama Pancasila yang berbunyi, “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Nilai - nilai ketuhanan pada sila pertama tersebut mengandung dua nilai turunan, yaitu nilai kepercayaan dan nilai ketakwaan. Pada nilai kepercayaan diwujudkan dalam bentuk keyakinan dan pengakuan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa.

Adapun dalam konteks kenegaraan, keyakinan tersebut diwujudkan dengan adanya enam agama yang secara resmi diakui oleh pemerintah, yaitu Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu. Dalam nilai ketakwaan bermakna kebebasan bagi setiap warga negara untuk beribadah sesuai agama yang diyakininya tersebut. Hal tersebut, sesuai amanah UUD 1945, terutama Pasal 28E Ayat 1 yang berbunyi “Setiap warga negara bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya.”

Pada sila pertama Pancasila yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa juga menjadi dasar negara serta ideologi politik religius, yang menyatakan bahwa setiap kelompok agama tidak memiliki alasan untuk membenturkan dasar negara nasional yang ada dengan keimanan yang diyakini. 

Berikut ini adalah contoh penerapan sila 1 Pancasila, yaitu :

Contoh penerapan sila pertama Pancasila di rumah

  • Memberi arahan anggota keluarga tentang perbuatan dosa - dosa dan mencari pahala
  • Membiasakan keluarga untuk menjalankan kewajiban ibadah dengan rajin, seperti, salat lima waktu atau beribadah ke gereja
  • Membiasakan berdoa tiap sebelum dan setelah melakukan aktivitas, misal, saat makan, tidur, atau bepergian
  • Menghormati orang tua serta menaati nasihat dan perintahnya

Contoh penerapan sila pertama Pancasila di masyarakat

  • Tidak menghalangi masyarakat dalam menjalankan ibadah dan keyakinannya masing - masing
  • Saling menghormati antar tetangga walaupun berbeda keyakinan
  • Memperkuat toleransi di antara para pemeluk agama dengan cara memberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah masing-masing
  • Memperlakukan tetangga dengan baik, misalnya dengan saling berbagi oleh-oleh, makanan, atau hadiah

Contoh penerapan sila pertama Pancasila di sekolah

  • Saling toleransi dalam menjalan ibadah di sekolah
  • Tidak membeda - bedakan teman meskipun berbeda - beda agamanya
  • Saling menghormati dan bertoleransi antar teman dengan keyakinan yang berbeda
  • Bergaul dengan positif dan produktif, misalnya, saling mendukung untuk mencapai kesuksesan, saling membantu, juga bermain dan belajar bersama.

2. Penerapan Nilai Pancasila Sila Kedua (Kemanusiaan)

Nilai - nilai yang terkandung dalam sila kedua Pancasila, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab". Dengan adanya nilai tersebut mengandung makna bahwa kemanusiaan haruslah diutamakan dalam aktivitas keseharian masyarakat Indonesia. Karena negeri ini berdiri di atas berbagai macam perbedaan, seperti yang tersurat dalam semboyan negara Indonesia, “Bhinneka Tunggal Ika”.

Dengan adanya nilai kemanusiaan menjamin kita untuk memperlakukan sesama manusia dengan adil tanpa membedakan suku, ras, golongan, dan agama. Serta dengan adanya nilai kemanusiaan, maka HAM akan dijunjung tinggi. Pada konteks negara Indonesia, bahwa negara menjamin seluruh rakyat Indonesia memiliki kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan, sebagaimana tercantum dalam Pasal 27 Ayat 1 UUD 1945.

Dalam pasal tersebut berbunyi, “Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan, dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.”

Berikut ini adalah contoh - contoh pengamalan nilai - nilai sila kedua pancasila dalam kehidupan sehari-hari:

Contoh penerapan sila kedua Pancasila di rumah

  • Saling menghormati, menghargai, dan menyayangi orang tua serta saudara
  • Membiasakan membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah
  • Mau mendengarkan nasihat dan mematuhi perintah orang tua
  • Tidak bersikap semena-mena terhadap orang tua dan sesama saudara
  • Saling memiliki sikap tenggang rasa dan menjaga kerukunan di dalam rumah

Contoh penerapan sila kedua Pancasila di masyarakat

  • Saling menghormati antar tetangga tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan
  • Selalu menjaga kerukunan antar tetangga
  • Saling tolong - menolong antar tetangga yang membutuhkan bantuan
  • Saling menjaga norma kesopanan di lingkungan tetangga
  • Selalu melaksanakan kewajiban sesuai peraturan yang disepakati di lingkungan masyarakat, misalnya, menjaga kebersihan lingkungan dengan ikut kerja bakti
  • Tidak bersikap main hakim sendiri
  • Selalu mengambil keputusan untuk kepentingan masyarakat dengan jalan musyawarah.

Contoh penerapan sila kedua Pancasila di sekolah

  • Selalu memperlakukan sesama teman dengan baik tanpa membedakan suku, ras, agama, dan golongan
  • Selalu menghormati guru
  • Saling menghargai antar teman
  • Mau membantu guru dan teman yang mengalami kesulitan.

3. Penerapan Nilai Pancasila Sila Ketiga (Persatuan Indonesia)

Dalam sila ketiga Pancasila, “Persatuan Indonesia”, mengandung nilai persatuan untuk seluruh rakyat Indonesia. Maka maknanya adalah bahwa seluruh warga negara Indonesia harus bersatu tanpa memandang perbedaan suku, bahasa, agama, dan latar belakang budaya lainnya.

Jika menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, nilai persatuan salah satunya dapat diwujudkan dengan cara memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Nasionalisme sendiri berarti rasa cinta terhadap tanah air Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan nilai persatuan dalam sila ketiga Pancasila yang harus diterapkan dalam kehidupan kita sehari - hari. :

Contoh penerapan sila ketiga Pancasila di rumah

  • Berupaya menanamkan jiwa dan semangat patriotisme serta cinta tanah air bagi seluruh anggota keluarga. Misalnya dengan membiasakan mengonsumsi produk-produk lokal buatan Indonesia
  • Memberi pemahaman kepada anggota keluarga untuk menjaga nama baik Indonesia
  • Saling menghormati, menyayangi, dan menghargai di antara anggota keluarga.

Contoh penerapan sila ketiga Pancasila di masyarakat

  • Saling bekerja sama dan menghormati antar tetangga tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan
  • Berupaya mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau keluarga
  • Menumbuhkan sikap yang tidak memaksakan keinginan kita kepada orang lain
  • Senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat
  • Senantiasa menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan.

Contoh penerapan sila ketiga Pancasila di sekolah

  • Jika berteman tanpa memandang status sosial ekonomi, agama, suku, ras, dan golongan
  • Senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi di antara teman dan guru
  • Menumbuhkan sikat saling bantu - membantu teman yang kesusahan dengan tulus ikhlas
  • Senantiasa mengutamakan persatuan dan kesatuan di lingkungan sekolah.
  • Tapi ditengah masyarakat sekarang ini, kita masih sering melihat ataupun mendengar banyaknya ketimpangan antara status sosial yang dimiliki seseorang. Sebagai contohnya dapat kita lihat pada ketimpangan sosial yang terjadi pada masyarakat. 

4. Penerapan Nilai Pancasila Sila Keempat (Kerakyatan)

Adapun nilai kerakyatan terkandung pada sila keempat Pancasila, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan”. Nilai pada sila keempat tersebut bermakna kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat.

Maka nilai kerakyatan terkait erat dengan pemerintahan di Indonesia yang menerapkan sistem demokrasi, yaitu, pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Bukan hanya itu saja, sila keempat juga bermakna pengambilan keputusan dari pendapat - pendapat yang berbeda diutamakan melalui mekanisme musyawarah.

Dalam pengamalan nilai - nilai pancasila pada nilai kerakyatan ini hendaknya dapat tertanam dalam diri setiap rakyat Indonesia, serta dapat diterapkan di mana pun. Berikut contoh penerapan nilai kerakyatan dalam sila keempat tersebut:

Penerapan nilai pancasila sila keempat di rumah

  • Seorang anak mendengarkan dan menuruti nasihat dan saran orang tua
  • Sikap orang tua mau mendengarkan dan menerima saran dari anak
  • Selalu menghargai dan melaksanakan keputusan setelah musyawarah keluarga.

Penerapan nilai pancasila sila keempat di masyarakat

  • Ikut andil dalam pemilihan kepala daerah, baik dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga RT dan RW
  • Senantiasa mengikuti kegiatan musyawarah warga dan memberikan pendapat
  • Selalu bermusyawarah dengan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait kepentingan bersama

Penerapan nilai pancasila sila keempat di sekolah

  • Senantiasa mengikuti organisasi kesiswaan
  • Senantiasa bermusyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama 
  • Senantiasa mendengarkan pendapat guru dan teman

5. Penerapan Nilai Pancasila Sila Kelima (Nilai Keadilan Sosial).

Adapun nilai keadilan tercermin dalam sila kelima Pancasila, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.” Makna nilai tersebut adalah setiap masyarakat Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesejahteraan. Mka dari itu, untuk mewujudkan rakyat yang sejahtera tanpa kesenjangan ekonomi, sosial, budaya, juga politik, merupakan tujuan dari bangsa Indonesia. Dengan demikian nilai keadilan dapat diwujudkan secara merata.

Dengan mewujudkan kemakmuran rakyat juga merupakan amanah dari Undang-Undang Dasar 1945. Hal tersebut tersurat dalam Pasal 33 Ayat 3 yang berbunyi:

“Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bahwa untuk mencapai keadilan sosial maka seluruh masyarakat haruslah mendapatkan hak serta melaksanakan kewajibannya. Berikut adalah beberapa contoh penerapan nilai sila kelima dalam berbagai lingkungan:

Penerapan nilai pancasila sila kelima di rumah

  • Senantiasa menjalankan kewajiban dan mendapatkan hak sesuai peranan masing - masing anggota keluarga
  • Senantiasi membantu dan mendukung antar anggota keluarga
  • Sikap saling menghormati hak masing - masing anggota keluarga.

Penerapan nilai pancasila sila kelima di lingkungan masyarakat:

  • Ikut melaksanakan kewajiban dan mendapatkan hak sebagai warga masyarakat
  • Saling membantu tetangga yang membutuhkan tanpa melihat status sosial
  • Senantiasa mengesampingkan kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Penerapan nilai pancasila sila kelima di lingkungan sekolah:

  • Senantiasa melaksanakan kewajiban dan mendapatkan hak sebagai siswa
  • Saling menghargai teman dan menghormati guru
  • Sikap saling membantu dan berbagi antar teman.


Tujuan Penerapan Pancasila

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, maka setiap bangsa Indonesia perlu mengamalkan nilai - nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa tujuan dari pengamalan nilai-nilai Pancasila, yaitu:

  • Agar dapat mempertahankan persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.
  • Untuk menjaga kedaulatan negara Republik Indonesia.
  • Untuk menghubungkan rasa tanggung jawab antara masyarakat dengan pemerintah
  • Untuk menjaga keutuhan wilayah republik Indonesia
  • Agar seluruh rakyat Indonesia bersatu

Demikianlah artikel " Pengamalan Nilai - Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari - Hari". Apabila ada kesalahan maupun kekurangan dari artikel ini, pustakapengetahuan.com mengucapkan mohon maaf yang sebesar - besarnya. Silahkan tinggalkan komentar yang sifat membangun dan memperbaiki untuk kemajuan artikel ini. Terima kasih sudah datang mengunjungi pustakapengetahuan.com dan semoga bermanfaat.


Kamis, 30 Juni 2022

Cara Membuat Proposal

Cara Membuat Proposal

proposal


Untuk sebagian karyawan atau pekerjaan kantor, tentunya sudah sering meliat proposal. Apalagi bagi seorang sekretaris yang biasa berurusan dengan dokumen pekerjaan kantoran. Proposal merupakan suatu rancangan kegiatan yang ingin dilaksanakan. Maka dengan adanya proposal, kegiatan yang direncanakan akan menjadi lebih jelas kebutuhannya.

Sehingga proposal dibuat dapat menjelaskan rencana dan tujuan suatu kegiatan secara jelas dan detail yang kita laksanakan. Dan juga, dalam proposal, biasanya juga terdapat rincian mengenai dana yang dibutuhkan dalam pelaksanaannya.

Jika ingin memahami tentang proposal dan cara pembuatan proposal, kita perlu mengetahui pengertian, jenis, fungsi, tujuan hingga cara menyusunnya.


Pengertian Proposal

Proposal adalah suatu rencana kegiatan yang dituliskan dalam bentuk rancangan kerja yang akan dilaksanakan secara jelas. Dalam rencana kegiatan ini, tentu saja harus dituliskan secara baik dan benar supaya pihak yang berkepentingan dapat memahaminya dengan baik.

Proposal ini, hanya sebagai usulan secara tertulis yang ditujukan kepada pihak - pihak yang berhubungan dalam suatu kegiatan. Untuk kegiatan tersebut dapat saja berupa kegiatan penelitian, pengajuan, dana, proyek, hingga bisnis.


Tujuan Proposal

Dalam penulisan sebuah proposal, kita harus mempunyai tujuan yang jelas, seperti berikut ;

  • Jika proposal terkait dengan pengajuan dana, maka proposal bertujuan untuk mendapatkan bantuan dana dari pihak sponsor.
  • Untuk mendapatkan dukungan dari pihak yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.
  • Untuk mendapatkan persetujuan dari pihak yang bersangkutan supaya dapat melaksanakan sebuah kegiatan.
  • Jika proposal berkaitan dengan proyek pemerintah, maka proposal bertujuan untuk melakukan tender atau lelang pada proyek-proyek tersebut.
  • Jika proposal berkaitan dengan bisnis, maka proposal untuk mendapatkan penawaran kerja sama bisnis.


Fungsi Proposal

Sedangkan fungsi dari pembuatan proposal adalah sebagai berikut ;

  • Untuk dapat digunakan untuk pengajuan kerja sama bisnis kepada perusahaan sasaran.
  • Untuk dapat digunakan untuk mengadakan acara tertentu, misalnya pelatihan, seminar, perlombaan, dan lain-lain.
  • Untuk dapat digunakan untuk melaksanakan penelitian ilmiah.
  • Untuk dapat digunakan untuk pengajuan mendirikan suatu usaha.
  • Untuk dapat digunakan untuk pelelangan sebuah proyek atau barang.


Jenis - Jenis Proposal

Berikut ini ada beberapa jenis - jenis proposal yang harus kita perhatikan, sebelum membuat proposal. Jenis proposal tersebut antara lain sebagai berikut ;

Jenis proposal berdasarkan tujuan

Jika dilihat dari berdasarkan tujuan dibuatnya, ada empat jenis proposal, yaitu:

a. Proposal Penelitian

Proposal penelitian yang biasanya dibuat oleh para mahasiswa atau dosen digunakan oleh mereka yang berada di lingkungan pendidikan. Sehingga proposal ini, terdiri dari proposal penelitian untuk disertasi, tesis, skripsi, atau yang lainnya.

b. Proposal Proyek

Proposal proyek berisi tentang serangkaian rencana kegiatan pembangunan yang akan dilakukan. Proposal proyek ini, isinya pun bermacam - macam, mulai dari tujuan proyek dilaksanakan, siapa saja yang terlibat, sampai dengan dana yang dibutuhkan dalam proyek.

c. Proposal Kegiatan

Proposal kegiatan merupakan suatu proposal yang dibuat untuk sebuah rencana kegiatan tertentu yang akan dilakukan oleh seseorang maupun kelompok yang menyelenggarakan kegiatan tersebut. 

d. Proposal Bisnis

Proposal bisnis yang biasa dipakai dalam kegiatan bisnis pribadi maupun kelompok dalam mendirikan usaha, proposal kerja sama antar perusahaan, serta proposal lain dengan tujuan bisnis.


2. Jenis proposal berdasarkan formatnya

Jenis proposal selain berdasarkan tujuannya, ada juga berdasarkan format penulisan dan strukturnya, proposal juga memiliki beberapa jenis, di antaranya yaitu:

a. Proposal Formal

Proposal formal adalah jenis proposal resmi atau baku yang memiliki struktur yang baku pula, dalam penulisan proposal tersebut. Untuk bahasa yang dipakai juga menggunakan bahasa Indonesia yang baku. Diantaranya, ada tiga bagian utama yang biasanya digunakan untuk menyusun proposal formal, yaitu pendahuluan, isi, dan data pelengkap proposal.

b. Proposal Semi Formal

Proposal semi formal merupakan proposal yang strukturnya tidak terlalu lengkap atau tidak selengkap proposal formal tetapi masih menggunakan bahasa yang baku.

c. Proposal Non-Formal

Proposal non-formal adalah suatu proposal yang lebih fleksibel dari penulisan bahasa tidak baku ataupun resmi, sehingga tidak memiliki struktur resmi atau baku, proposal non-formal sering dibuat dalam bentuk memorandum atau surat saja.


Sistematika Proposal

Pada sebuah proposal, kita harus memperhatikan struktur atau bagian - bagiannya. Ada beberapa aspek dalam sebuah proposal penelitian memiliki perbedaan dengan sebuah proposal kegiatan masyarakat. Akan tetapi, secara umum proposal memiliki sistematika yang hampir mirip satu sama lain. 

Jadi pada proposal kegiatan biasanya terdapat latar belakang, masalah dan tujuan, ruang lingkup kegiatan, kerangka teoretis dan hipotesis, metode, pelaksana kegiatan, fasilitas, keuntungan dan kerugian dari pelaksanaan kegiatan, periode waktu, anggaran dana, dan lampiran.


Unsur - Unsur Proposal Umum 

Pengertian proposal seperti yang sudah dijelaskan, yakni suatu rancangan yang biasanya digunakan sebagai usulan atau rancangan kegiatan. Dalam segi bentuk dari proposal umum ini sebenarnya mirip dengan proposal karya ilmiah. Namun seperti namanya, proposal umum ini bersifat sangat umum sehingga biasanya menggunakan bahasa yang lebih lentur dan tidak menggunakan aturan penulisan secara baku. Meskipun demikian, proposal ini tetap memiliki kaidah dan sistematika tertentu. Berdasarkan penjelasan di “e-Modul Bahasa Indonesia Kelas XI”, berikut komponen atau unsur dalam proposal umum yang perlu dipahami. 

1. Nama Kegiatan (Judul) 

Untuk unsur proposal umum yang pertama yaitu nama kegiatan atau judul. Nama kegiatan ini berisi cerminan kegiatan yang akan dilaksanakan. Misalnya, kita ingin membuat proporsal kegiatan pembangunan POS KAMLING. Sehingga judul proposal yang bisa kita pilih yakni; “Proposal Kegiatan Pembangunan POS KAMLING”. 

2. Latar Belakang 

Pada sebuah proposal akan terdapat bagian latar belakang, yang berisi pokok pemikiran dan alasan perlunya diadakan kegiatan tersebut. 

3. Tujuan 

Kegiatan unsur dalam proposal umum lainnya yaitu tujuan kegiatan. Perlu dipahami bahwa tujuan kegiatan ini harus dibuat sedemikian rupa agar target yang dicapai dan nilai tampah yang didapat bisa dirasakan pembaca. Maka dari itu, tujuan dalam proposal umum harus diterangkan agar tampak manfaat dari kegiatan tersebut. 

4. Tema 

Tema merupakan hal yang mendasari kegiatan tersebut. Dalam proposal kegiatan, tema dituliskan agar pembaca bisa mengetahui garis besar dari kegiatan tersebut. 

5. Sasaran atau Peserta 

Dalam proposal kegiatan, sasaran atau peserta yang ditargetkan harus ditulis secara tegas. Hal tersebut berguna untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang seluruh pihak yang terlibat dalam acara tersebut. 

6. Tempat dan Waktu 

Dalam proposal umum, juga menyertakan tempat dan waktu kegiatan dan harus ditulis secara jelas terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. 

7. Kepanitiaan 

Dalam sebuah proposal umum juga harus tertulis struktur kepanitiaan secara rinci agar pembaca bisa mengetahui pihak yang berada di belakang layar kegiatan tersebut. 

8. Rencana Anggaran 

Kegiatan pembuat proposal ini, harus menyusun anggaran biaya yang logis dan realistis. Dan tidak hanya itu saja, rencana anggaran kegiatan juga harus memperhatikan keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran. 

9. Penutup 

Pada bagian terakhir dalam proposal umum yaitu penutup, yakni penulis proposal bisa menuliskan ucapan terima kasih dan harapan pihak penyelenggara kegiatan.


Cara Membuat Proposal Usaha

Jika dilihat dari pengertian proposal, akan lebih mengarah kepada rancangan atau gambaran sebuah kegiatan atau bentuk usaha. Sebagai salah satu contoh bentuk atau format proposal yang akan dibahas adalah struktur dan cara menyusun proposal usaha, yakni:

1. Membuat pendahuluan.

Pada bagian pertama dalam sebuah proposal adalah pendahuluan. Bagian pertama ini amatlah penting diperhatikan, mengingat posisinya yang berada di bagian paling depan. Artinya, pendahuluan menjadi bagian perkenalan yang harus ditulis secara rinci dan teliti. Kita dapat menuliskan secara lengkap latar belakang dibuatnya proposal, yang meliputi pondasi atas didirikannya usaha. Kita dapat mencantumkan visi misi dan tujuan usaha yang direncanakan. Dengan begitu, proposal usaha yang kita buat dapat lebih meyakinkan bagi pembacanya atau donatur.

2. Menuliskan profil badan usaha

Pada bagian ini, juga penting dicantumkan profil badan usaha yang kita rencanakan pada proposal. Di sini kita perlu menuliskan apa nama perusahaan yang akan dibangun, jenis usaha yang akan dikerjakan, termasuk lokasi badan usahanya. Dalam bagian jenis usaha, silakan untuk menjelaskan jenis usaha yang ingin kita jalankan. Serta perlu diingat saat menuliskan jenis usaha dengan kalimat yang dipakai, harus menggunakan bahasa yang baik, padat, dan jelas.

Untuk lokasi perusahaan juga perlu dipilih dengan tepat dan terlihat menyakinkan. Dengan memastikan lokasi yang telah ditentukan berada di lingkungan yang strategis. Sehingga dalam proposal, yang kita jelaskan dapat yakin mengapa lokasi tersebut dipilih. Dengan lokasi yang strategis, juga akan memungkinkan kita untuk memperoleh pelanggan yang lebih banyak. Karena memang, lokasi juga akan menjadi penentu perjalanan bisnis atau sebuah usaha yang kita rencanakan.

3. Cantumkan struktur organisasi perusahaan

Hal penting yang harus dicantumkan juga, adalah struktur organisasi. Pada sebuah perusahaan yang benar, tentu ada struktur yang jelas. Sehinga dengan adanya struktur, alur kepemimpinan dan tanggung jawabnya menjadi lebih jelas. Termasuk pihak - pihak yang terlibat dan pembagian tugas dalam usaha yang akan dijalankan juga akan lebih terstruktur dengan baik. Pada sistem manajerial yang baik harus mencantumkan di antaranya pemilik usaha, pengelola, marketing, dan lain-lain, sesuai kebijakan pemilik usaha.

4. Berikan ulasan tentang produk usaha

Dan yang terakhir, yang juga perlu kita cantumkan adalah produk usaha. Misalnya, dimulai dari jenis produk yang akan dibuat serta keunggulannya. jika tanpa mencantumkan jenis produk usaha, tentu pembaca proposal tidak akan memiliki gambaran ke depannya, mengenai usaha yang akan kita rintis .

Dengan begitu, penting sekali memasukkan apa jenis usaha yang akan dipasarkan. Selanjutnya, menjelaskan produk serta bagaimana cara membuatnya. Lalu apa saja yang dibutuhkan, dan dari mana semua bahan didapat dan lain sebagainya.


Jika semua itu sudah dijelaskan dalam penulisan proposal, maka orang yang membaca proposal akan mengetahui lebih dalam mengenai proses produksi usaha yang kita rencanakan. Demikianlah artikel yang berjudul " Pengertian Proposal Dan Cara Membuatnya". Jika ada kesalahan atau kekurangan dalam penulisan artikel ini, pustakapengetahuan.com mengucapkan mohon maaf yang sebesar - besaernya. Silahkan tinggal komentar untuk menjadikan artikel ini lebih baik. Terima kasih sudah mengunjungi pustakapengetahuan.com dan semoga bermanfaat.

Senin, 27 Juni 2022

Contoh Proposal Kegiatan Study Banding

Contoh Proposal Kegiatan Study Banding

 

cara membuat proposal

Dalam pemahaman tentang pembuatan proposal tentu sangat dibutuhkan oleh orang - orang yang bergerak dalam bidang kegiatan, khususnya di dunia pendidikan dan dunia kerja. 

Proposal penelitian merupakan dokumen yang digunakan dalam pengusulan proyek penelitian. Lingkup pengusulan proposal penelitian berada dalam bidang sains atau akademik. Tujuan penulisan proposal penelitian umumnya sebagai permintaan untuk mencari dana penelitian dari sponsor.

Sebuah proposal dibuat untuk menjelaskan rencana dan tujuan suatu kegiatan secara jelas dan detail. Selain itu, dalam proposal, biasanya juga terdapat rincian mengenai dana yang dibutuhkan dalam pelaksanaannya.


PROPOSAL KEGIATAN STUDY BANDING KELAS XI.TKJ


I. Latar Belakang

Organisasi Intra Sekolah merupakan elemen yang penting pada sebuah SMK, yang mana organisasi ini akan mewadahi setiap kegiatan-kegiatan kesiswaan. Dalam proses pembentukan organisasi kami selaku siswa banyak membutuhkan informasi baik dari dalam maupun luar sekolah itu sendiri untuk mewarnai pola kegiatan siswa tersebut.

    Kegiatan ini merupakan sarana pertukaran informasi, pengembangan pola pikir, daya nalar dan kreativitas siswa yang diharapkan bermanfaat untuk siswa. Melihat kondisi dan realita yang ada, kami selaku pengurus OSIS SMK Negeri 6 Padang berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan - kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang sistem keorganisasian siswa yang akan dilakukan.

    Kegiatan ini merupakan wadah pengembangan wawasan akademik yang diharapkan mampu memberikan inovasi akademik khususnya di SMK Negeri 6 Padang sebagai sebuah kekuatan yang besar serta untuk menyegarkan dan menggali kembali potensi-potensi yang dimiliki oleh siswa itu sendiri.Sehingga nantinya kegiatan ini akan membekas dan menjadi modal utama bagi siswa untuk menjalankan perannya kembali sebagai elemen masyarakat yang punya ambisi untuk melakukan perubahan karena memang disadari atau tidak peran siswa adalah agent of change dalam strata masyarakat yang ada.Untuk itu,kami bermaksud mengadakan kunjungan studi SMK Negeri 3 Padang.Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada siswa khususnya Siswa SMK Negeri 6 Padang untuk menjalin hubungan baik dengan Siswa SMK Negeri 3 Padang.


II. Tujuan

  • Meningkatkan pengetahuan siswa
  • Mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan hubungan baik antara siswa
  • Memperkenalkan SMK Negeri 6 Padang
  • Menciptakan sarana pertukaran informasi sesama siswa


III. Peserta

    Peserta study banding sebanyak 43   orang dengan perincian sebagai berikut:

Siwa kelas XI.TKJ         32 Orang

Guru pembimbing         5 orang

Panitia (pengurus OSIS) 15 Orang

Jumlah                  43 orang


V. Susunan Panitia

a.Susunan Panitia

Ketua : Rafid Shadiq Anwar

Wakil : Dira Andika

Sekretaris : Muhammad Habib

Bendahara : Mutia

b.Seksi seksi

Transportasi : Andi

Konsumsi : Budi

Dokumentasi : Siti. 


IV. Waktu dan Kegiatan

Kegiatan ini insya Allah akan dilakasanakan pada :

Hari/tanggal  : Senin 18 Januari 2022

Tempat          : SMK Negeri 3 Padang


VI. Jadwal Kegiatan

1.06.00-08.00 : Perjalanan Curup – Padang

2.08.00-09.00 : Pembukaan acara

3.09.00-10.00 : Dialog antar siswa SMK Negeri 6 Padang dengan siswa                                                                           SMK Negeri 3 Padang

4.10.00-12.00 : Kunjungan ( melihat berbagai fasilitas yang ada )

5.12.00-14.00 : Istirahat ,ibadah ,dan makan siang

6.14.00-14.30 : Acara penutupan.


VIl. Anggaran Dana

     Dalam kegiatan kali ini,ada beberapa anggaran dana yang didapat maupun dikeluarkan agar study banding ini berjalan dengan baik.

Dana kegiatan ini diperoleh dari :

Dana partisipasi siswa                                            Rp.100.000,00 - Rp.4.500.000,00

Dana kas sekolah Rp.3.000.000,00

Jumlah                                                                               Rp.7.500.000,00


Biaya pengeluaran

Transportasi                                                                                Rp.4.000.000,00

Konsumsi ( kudapan dan makan siang)                                     Rp.1.700.000,00

Spanduk                                                     Rp.300.000,00

Jumlah                                                                                         Rp.6.000.000,00


VIlI. Penutup.

    Demikianlah proposal ini kami susun sebagai suatu bentuk kegiatan untuk bertukar informasi dan mempererat tali silaturrahmi. Dukungan dan pratisipasi dari semua pihak sangat kami harapkan demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini.

Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses. Atas perhatian dan partisipasi yang diberikan kami ucapkan terimakasih.

                                                                       

Sabtu, 18 Juni 2022

Kerajinan Bahan Limbah Keras Anorganik

Kerajinan Bahan Limbah Keras Anorganik

Pengertian limbah anorganik adalah sampah atau limbah yang tidak bisa diuraikan kembali contohnya sisa sabun cuci ,limbah pabrik, sampah plastik, sampah kain, dan lain - lain. Jadi kerajinan limbah anorganik adalah kerajinan yang berbahan dasar limbah anorganik.

Kerajinan dari bahan anorganik merupakan suatu seni kreativitas yang mengubah bahan dari limbah keras yang tidak mudah terurai secara alami (anorganik) menjadi sebuah produk yang bernilai bagi pembuat sendiri ataupun bagi orang lain.

Limbah keras anorganik terdiri atas kandungan bahan yang kuat dan tidak mudah dihancurkan dengan alat biasa, melainkan harus menggunakan teknologi tertentu seperti pemanasan, pembakaran, dan penghancuran. Contohnya pelat logam, pecahan keramik, pecahan kaca, botol plastik, dan kaleng.

Berikut ini contoh - contoh produk dari bahan limbah keras anorganik, antara lain ;

a. Kerajinan Tempat Sendok dan Garpu Dari Kaleng.


kerajinan dari bahan limbah keras anorganik

Kaleng merupakan lembaran baja yang disalut dengan timah. Bagi orang awam, kaleng sering diartikan sebagai tempat penyimpanan atau wadah yang terbuat dari logam dan digunakan untuk mengemas makanan, minuman, atau produk lain. Dalam hal pengertian ini, kaleng dapat juga dikatakan sebagai wadah yang terbuat dari aluminium.

Kaleng hasil sampah dari rumah tangga ataupun limbah dari pabrik, dapat kita gunakan sebagai bahan kerajinan. Yakni sebuah kerajinan untuk tempat sendok atau garpu. Jika kita menggunakan kaleng minuman ringan bekas untuk membuat barang - barang yang bermanfaat, maka kaleng semacam ini bisa kita gunakan untuk mempercantik dapur. 

Alat dan Bahan

  • kaleng bekas sebutuhnya
  • Cat berwarna
  • Sikat
  • Lem
  • Balok persegi panjang tipis berfungsi sebagai pembatas.

Cara membuat tempat sendok dan garpu dari kaleng

Berikut langkah - langkah yang dapat kita gunakan untuk membuat tempat sendok dan garpu ;

  1. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan.
  2. Mari cat botol bekas dengan kuas, warnanya disesuaikan selera kita.
  3. Lalu jemur di bawah sinar matahari sampai benar - benar kering.
  4. Selanjutnya, rekatkan kaleng bekas dengan perekat.
  5. Lalu hubungkan dengan balok persegi panjang tipis.
  6. Serta cocokkan jumlah kaleng kiri dan kanan.
  7. Akhirnya, tempat sendok dan garpu dari kaleng bekas telah jadi.


b. Kerajinan Dari Bahan Pecahan Kaca.


kerajinan dari bahan limba keras anorganik

Kemasan botol merupakan sebuah tempat penyimpanan dengan bagian leher yang lebih sempit daripada badan dan "mulut"-nya. Kemasan botol secara umumnya terbuat dari bahan kaca, plastik, atau aluminium, dan digunakan untuk menyimpan cairan seperti air, susu, minuman ringan, bir, anggur, obat, sabun cair, tinta, dan lain - lain.

Limbah kemasan botol kaca merupakan salah satu limbah rumah tangga yang banyak dihasilkan dari penggunaan wadah dari kemasan botol. Jika kita perhatikan botol kaca memiliki warna - warni yang beragam, seperti botol bekas minuman air keras ada yang berwarna hijau, cokelat, biru, kuning, atau merah. Karena dari unsur warnanya saja sudah jelas bahwa pecahan kaca dari botol kaca bisa digunakan sebagai bahan kerajinan.

Kerajinan dari limbah pecahan kaca banyak dihasilkan bentuk - bentuk produk asesoris dan ada pula yang menjadikan pecahan kaca sebagai hiasan pada vas dan bingkai foto dengan menerapkan teknik tempel mozaik.

Bahan Kerajinan dari Pecahan Kaca

Bahan yang digunakan pada pembuatan kerajinan dari limbah pecahan kaca adalah pecahan kaca dari botol, toples, lampu, dan kaca cermin.

Alat Pembuatan Kerajinan dari Limbah Pecahan Kaca

Alat yang digunakan sangat bergantung pada produk yang akan dibuat. Jika produk yang akan dibuat menggunakan teknik pemanasan/pembakaran, maka alat pembuatan kerajinan dari limbah pecahan kaca adalah 

  • Tungku pembakaran
  • Palu
  • Karung
  • Mangkuk keramik

Cara Pembuatan Kerajinan Pecahan Kaca

Mudah saja jikalau kaca bekas dapat diambil dari botol maupun piring, mangkuk, gelas yang sudah pecah atau tidak terpakai lagi yang dibuang sebagai limbah rumah tangga. Cara pengolahan kaca dilakukan dengan berbagai langkah sebagai berikut.

  1. Langkah awal yaitu mengumpulkan pecahan kaca dalam karung dan dipukul - pukul dari luar menggunakan kayu, sehingga ukuran serpihan kaca tidak terlalu halus cukup dengan bongkahan kecil - kecil saja agar mudah dicetak.
  2. Menyiapkan cetakan kaca yang terbuat dari keramik yang dibakar hingga suhu melebihi suhu bakar kaca, agar kaca dapat dibentuk menyerupai cetakan.
  3. Lalu lapisi cetakan menggunakan kaolin atau alumina yang dicairkan agar pada saat meleleh kaca tidak menempel pada keramik dan mudah dilepas dari cetakan.
  4. selanjutnya, bakar kaca yang telah dimasukkan dalam cetakan ke dalam tungku keramik. Bakar hingga suhu 650 - 9000 C tergantung ketebalan kaca.
  5. Setelah itu, siapkan tataan untuk asesoris seperti cincin atau kalung, lalu masukkan kaca yang sudah dicetak dalam tataan cincin atau kalung tersebut.

Dan juga botol kaca bekas dapat dijual ke penadah, tetapi hanya mampu menghasilkan beberapa ribu rupiah saja. Jika kita olah dengan teknologi kreasi seperti pemanasan, botol kaca ini akan berubah menjadi batu - batu cantik yang berkilau dan dapat dibuat menjadi berbagai asesoris atau hiasan lainnya. Selain untuk asesoris, batu - batu indah dari kaca ini dapat dijadikan manik-manik yang digunakan sebagai penghias benda seperti tas, sandal, buku, guci, dan kap lampu.


c. Kerajinan Pecahan Keramik.


kerajinan dari bahan limbah keras anorganik


Pecahan keramik merupakan sisa - sisa dari penggunaan keramik yang tidak terpakai dalam sebuah pembangunan lantai, dinding atau pada bagian lainnya, pada suatu bangunan seperti rumah, toko - toko ataupun gedung. Jika dilihat pada kota - kota besar pembangunan perumahan tidak henti - hentinya sehingga limbah sisa bahan bangunan yang dihasilkan pun banyak. Berbagai macam sisa limbah bahan bangunan, seperti salah satunya, pecahan keramik yang tidak digunakan lagi. Limbah sisa pecahan keramik ini terkadang hanya dapat dijadikan sebagai bahan urukan tanah.

Ada juga yang memanfaatkan potongan besarnya sebagai lantai rumah. Bagi mereka yang  jeli dan kreatif tentunya lantai dari pecahan keramik ini akan bernilai tinggi dibanding keramik yang masih utuh dijadikan lantai. Sisa bagian keramik atau limbah sisa pecahan keramik ini, bagi mereka yang kreatif dapat dijadikan sebuah karya kerajinan. 

Sebagai contoh kerajinan dari pecahan keramik meliputi vas bunga yang dihiasi mozaik pecahan keramik, keramik lantai yang disusun dari pecahan keramik, wadah pensil dari pecahan keramik, hiasan berbentuk hewan dari keramik, dan kerajinan lainnya.

Bahan Pembuatan Kerajinan Pecahan Keramik

Untuk bahan pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik yaitu bagian sisa keramik yang sudah terpecah belah dengan warna beragam, lem kuning, dan semen putih (mortar).

Alat Pembuatan Kerajinan Pecahan Keramik

Sebagai alat yang digunakan untuk membuat kerajinan limbah pecahan keramik adalah 

  • palu 
  • amplas
  • waslap
  • sendok semen
  • karet sandal bekas.


Cara Membuat Kerajinan dari Pecahan Keramik

Sebagai contoh pembuatan kerajinan limbah pecahan keramik yaitu pembuatan kerajinan berupa vas yang dihiasi dengan mozaik pecahan keramik. Berikut ini langkah - langkah proses pembuatan kerajinan tersebut.

  1. Sebagai awal nya, pecahkan keramik - keramik dengan menggunakan palu.
  2. Lalu pilih pecahan dengan ukuran kecil, dan pukul - pukul kembali keramik jika jumlah pecahan kecil masih kurang banyak.
  3. Selanjutnya, mari membuat sketsa pada vas dan tempelkan pecahan keramik mengikuti bentuk sketsa yang diinginkan.
  4. Lagi tempelkan semua pecahan keramik mengikuti pola masing - masing tepian pecahan.
  5. Selanjutnya, beri semen pada rongga pecahan keramik hingga merata.
  6. Setelah itu, Lap sisa - sisa semen yang menempel di atas bagian keramik hingga bersih.
  7. Akhirnya, kerajinan vas dari bahan limbah pecahan keramik sudah jadi.


 Demikianlah artikel tentang "Kerajinan dari Bahan Limbah Keras Anorganik" yang dapat disampaikan. Jika ada kekurangan ataupun kesalahan dalam penerbitan artikel ini, pustakapengetahuan.com 
mengucapkan mohon maaf yang sebesar - besarnya . Silahkan tinggalkan pesan ataupun komentar yang bergunakan untuk kesempurnaan artikel di masa yang akan datang.

Kerajinan Dari Bahan Limbah Keras Organik

Kerajinan Dari Bahan Limbah Keras Organik

Kerajinan bahan limbah keras organik merupakan kerajinan yang dibuat dari produk sisa buangan industri (limbah) yang sifatnya padat, keras, tidak mudah untuk diubah dan diolah bentuknya, akan tetapi dapat terurai secara alami.

Berikut ini merupakan beberapa contoh produk kerajinan dari bahan limbah keras organik, antara lain ;

a. Kerajinan dari Tempurung Kelapa.


kerajinan dari bahan limbah keras organik


Tempurung kelapa merupakan hasil buangan limbah dari industri santan atau minyak kelapa yang dapat dijadikan produk lain. Bagi orang - orang kreatif, tempurung kelapa atau sering disebut juga batok kelapa yang awalnya dianggap sebagai sampah yang mengotori lingkungan dapat diubah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.

Dari limbah tempurung kelapa bisa dihasilkan berbagai souvenir pernikahan, perabotan rumah tangga, seperti sendok sayur, tempat minum, gayung air, asbak rokok, dan piring. Selain itu tempurung kelapa juga bisa dibuat berbagai aksesori seperti kalung, pigura, miniatur kendaraan, dan ukiran.

Cara Membuat Kerajinan Tempurung Kelapa

Berikut ini langkah - langkah membuat kerajinan dari tempurung kelapa perlu diperhatikan hal - hal berikut ini ;

  1. Memilih batok atau tempurung kelapa yang sudah benar - benar tua dan kering dengan ciri bagian potongannya berwarna kehitaman.
  2. Lalu bersihkan serabut kasar di permukaan tempurung kelapa menggunakan pecahan kaca atau pisau. Lakukan langkah ini dengan hati-hati.
  3. selanjutnya, bersihkan sisa serabut halus pada permukaan tempurung menggunakan kertas pasir (amplas kasar), kemudian gunakan amplas halus untuk menghaluskan permukaan tempurung secara merata.
  4. Jika ingin permukaan tempurung mengilap, kita dapat menggosok permukaan tempurung menggunakan daun kering secara berulang sampai terlihat mengilap. Cara lain yang bisa ditempuh dengan mengecatnya menggunakan cat pernis.
  5. Lakukan pemotongan tempurung sesuai dengan pola kerajinan yang akan dibuat menggunakan gergaji besi.
  6. Pilihlah salah satu jenis kerajinan yang dapat dibuat dari tempurung kelapa, misalnya gantungan kunci. Maka langkah pertama yang dilakukan untuk membuat gantungan kunci dari tempurung kelapa adalah memotong tempurung kelapa sesuai pola gantungan kunci yang diinginkan.
  7. Setelah itu, setiap potongan dihaluskan dengan gerinda, kemudian beri lapisan vernis dan jemur hingga kering. 
  8. Langkah selanjutnya, beri lubang dan sematkan besi gantungan kunci.


b. Kerajinan Cangkang Kerang

Ada beberapa jenis kerang dengan beraneka ragam bentuknya hidup di perairan Indonesia yang kaya sumberdaya alamnya. Kerang atau yang bahasa latinnya disebut dengan molusca, merupakan hewan air yang memiliki cangkang. Mulusca dengan cangkangnya yang keras itu tidak ikut diproses produksi ataupun dikonsumsi oleh manusia. Sehingga cangkang itu akan dibuang dan menjadi limbah jika dibiarkan begitu saja. Melalui tangan - tangan orang kreatif, limbah cangkang - cangkang kerang tersebut dapat dioleh menjadi produk kerajinan yang menghasilkan nilai jual tinggi ataupun untuk kegunaan sendiri. 

Limbah cangkang kerang merupakan bahan kerajinan yang unik dan disukai banyak orang. Conto produk kerajinan yang dihasilkan dari limbah cangkang kerang adalah mainan, penghias pigura foto, tutup lampu, kotak perhiasan, dan sebagainya, tergantung dari ukuran dan bentuk produk kerajinan cangkang kerang, dengan rincian sebagai berikut.

  • Cangkang kerang yang berukuran kecil dan pipih dapat dibuat sebagai pelapis tempat sabun, penghias pigura foto atau cermin, kap lampu, kotak perhiasan, dan aneka lampu.
  • Cangkang kerang yang berukuran sedang dapat dijadikan sebagai tirai, replika hewan, bunga, dan miniatur bangunan.

Berikut ini adalah benda kerajinan yang dihasilkan dari limbah cangkang kerang.


kerajinan dari bahan limbah keras


a) hiasan kerang; 

b) tempat tisu yang dihiasi kerang; 

c) gantungan kunci dari kulit kerang; 

d) kap lampu dari kerang.


Bahan kerajinan dari Cangkang Kerang

  • Bahan - bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan cangkang kerang adalah cangkang kerang dari kulit jantan dan bahan tambahan lain seperti logam, keramik, dan sebagainya. Beragam kerang yang dimanfaatkan dapat beragam bentuknya, seperti kerang dara, kerang hijau, kerang lokan, kerang remis, dan kerang tiram.
  • Bahan - bahan tersebut dapat dipadukan dengan berbagai hiasan seperti logam perak, manik-manik, dan mata-mataan untuk bentuk hewan. Cangkang kerang betina adalah jenis bahan yang paling banyak digunakan untuk membuat kerajinan. Hal itu karena cangkang kerang betina bersifat lebih lebar, tebal, dan tidak mudah rapuh dibanding cangkang kerang jantan.

Alat Pembuatan Kerajinan Cangkang Kerang

Berikut ini alat pembuatan kerajinan kerang di antaranya ;

  • amplas
  • kikir
  • lem tembak
  • mesin gerindra

Selain mengamplas dan mengikirnya, ada juga yang menggunakan mesin gerinda untuk menghaluskan atau membuang bagian yang tidak perlu.

Cara Membuat Kerajinan Cangkang Kerang

Langkah pertama yakni, limbah cangkang kerang harus diproses terlebih dahulu sebelum dapat digunakan menjadi bahan kerajinan. Adapun proses pengolahan bahan limbah keras cangkang kerang setelah diambil dari pantai atau tempat lainnya adalah sebagai berikut.

  1. Awalnya cangkang kerang dipilah - pilah sesuai ukuran dan bentuknya.
  2. Lalu cangkang kerang dicuci dengan menggunakan air mengalir dan direndam dalam larutan natrium soda, agar sisa-sisa daging cangkang kerang dan kotoran, serta bau yang ada di dalam cangkang kerang dapat larut.
  3. Setelah itu, keringkan cangkang kerang dengan pengering, tidak menggunakan sinar matahari langsung, agar kualitas cangkang kerang tetap terjaga dengan baik.
  4. Selanjutnya, persiapan bahan baku cangkang kerang dengan cara dikikir, diamplas, ataupun dipotong sesuai kebutuhan.
  5. Akhirnya, cangkang kerang siap dibuat produk kerajinan sesuai desain yang telah dibuat.


c. Kerajinan Tempat Pensil dari Rotan.


kerajinan dari bahan limbah keras organik

Limbah keras dari rotan yaitu hasil limbah dari industri kerajinan rotan. Seperti rotan - rotan yang berukuran kecil atau pendek sisa pemotongan. Dari sisa industri kerajinan rotan ini dapat diolah kembali menjadi produk kerajinan yang unik dan kreatif. Sehingga menghasilkan daya jual yang bernilai bagi masyarakat.

Alat dan bahan 

Berikut ini merupakan bahan dan alat pembuatan tempat pensil dari rotan :

Bahan dan alat:

  • Limbah rotan
  • Gunting
  • Cetakan (gelas)
  • Pernis
  • Cat
  • Kuas

Cara pembuatan tempat pensil dari rotan

Berikut ini langka - langkah pembuatan tempat pensi dari rotan, antara lain ;

  1. Langkah awal, menyiapkan limbah rotan tersebut.
  2. Lalu rendam dalam suatu mangkuk, hal tersebut dikerjakan agar rotan tak gampang patah ketika kita membentuknya.
  3. Dapat pula memberikan pewarna, agar rotan tampak bagus, tunggulah beberapa saat ya agar airnya menyerap, serta lentur. Hal ini, dikerjakan agar lebih aman, dari sayatan rotan yang keras ke kulit kita.
  4. Ambillah bilah rotan sejumlah 3 lembar, ukuran panjang 4 cm, Di bagian 2 lembar tambahkan 1 lembar yang panjang untuk jadikan pakan (rotan yang jalan).
  5. Buat sumbu yang diawali di bagian tengah, melilit sebagaimana obat nyamuk. Bila telah 3 putaran, bukalah jaring-jaring untuk mengawali anyaman.
  6. Saat telah meraih lingkaran yang dikehendaki, awalilah dengan menegakkan jari-jari (lungsin), supaya terbentuk anyaman 3 dimensi. Bila habis, rotan bisa ditambah lewat cara menyelipkan saja.
  7. Jika telah berdiri, awalilah melilitkan kembali pakan sampai meraih tinggi serta bentuk yang dikehendaki. Lalu, selipkan cetakan supaya bentuk bisa tampak rapi. terus saja kalian lilit hingga benar-benar terbentuk, pelaksanaan nya yang rapi, buat dengan hati-hati, janganlah hingga sisi rotan itu menusuk kulit kita.
  8. Teruskan anyaman sampai ketinggian tertentu yang dikehendaki, lalu buat bentuk sesuai dengan yang sudah anda tentukan.
  9. Untuk hasil akhir, pernis rotan dan percantik rotan dengan warna - warni yang menarik.

Demikianlah artikel yang berjudul "Kerajinan dari bahan limbah keras organik " yang dapat disampaikan. apabila ada kesalahan ataupun kekurangannya, pustakapengetahuan.com mengucapkan mohon maaf yang sebesar - besarnya. Silahkan tinggalkan pesan ataupun komentar yang dapat memperbaiki untuk masa yang akan datang. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Kamis, 16 Juni 2022

Pengertian Haji Beserta Tata Cara Haji

Pengertian Haji Beserta Tata Cara Haji

pengertian haji


Pada zaman sebelum Nabi Muhammad dilahirkan, atau zaman jahiliyah, Ka’bah dikelilingi oleh banyak berhala. Pada tahun 630 M, Nabi Muhammad dan pengikutnya berangkat dari Madinah ke Mekah untuk membersihkan Ka’bah dengan menghancurkan berhala-berhala tersebut. Pada tahun 632 M Nabi Muhammad melakukan ziarah terakhir dengan pengikutnya dan mengajari mereka cara melaksanakan ibadah haji. Dari sinilah ibadah haji ditetapkan sebagai salah satu rukun islam.


Pengertian Haji

Kata Haji berasal dari bahasa Arab ‘hajj’ yang dalam bahasa Indonesia mengunjungi atau menuju. Namun banyak juga yang mengartikan kata haji sebagai ziarah Islam tahunan. Ibadah Haji adalah suatu kegiatan dengan mengunjungi Baitullah (Ka’bah) di Mekah untuk melakukan amal ibadah tertentu dengan syarat - syarat tertentu pula. Melakukan Ibadah Haji merupakan salah satu dari rukun Islam, yakni pada rukun yang kelima yang wajib dikerjakan bagi setiap muslim, baik itu laki-laki maupun perempuan yang mampu dan telah memenuhi syarat. Orang yang melakukan ibadah haji wajib memenuhi ketentuan- ketentuannya. Hal ini berarti ketika seorang Muslim sudah mampu secara fisik, ilmu, dan ekonomi untuk melaksanakan ibadah haji, hendaklah untuk menyegerakannya. Ketentuan haji selain pengertian haji diatas, juga syarat haji, rukun haji, wajib haji, larangan haji, tata cara haji, serta sunnah - sunnah haji.

Untuk menunaikan ibadah haji diwajibkan atas setiap muslim yang sudah mampu mengerjakannya dan seumur hidup sekali. Bagi mereka yang mengerjakan haji lebih dari satu, hukumnya sunah. Allah SWT. berfirman dalam Surah Ali Imran Ayat 97 yaitu:

Surah Ali Imran Ayat 97


 Artinya: 

….Dan (diantara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajiban) haji maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh Alam. (Q.S. Ali Imran/3:97).

Syarat - Syarat Melaksanakan Haji 

Berikut ini adalah syarat -syarat Haji yang harus dipenuhi antara lain :

  • Beragama Islam
  • Berakal sehat
  • Balig atau dewasa
  • Merdeka (bukan budak) 
  • Kuasa atau mampu untuk melakukannya

Syarat - syarat Haji bagi yang telah mampu adalah sebagai berikut….

  • Harus berbadan sehat, yakni bukan orang sakit atau lemah fisiknya dapat mewakilkan kepada orang lain jika ia mampu membiayainya.
  • Ada transportasi atau kendaraan yang dapat mengantar pulang dan pergi ke Mekah bagi orang yang di luar mekah.
  • Aman dalam perjalanan, yakni jiwa dan hartanya terjamin keselamatannya.
  • Ada memiliki bekal yang cukup, yaitu harta yang dimiliki cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup selama mengerjakan haji, termasuk juga cukup untuk menjamin kebutuhan keluarga yang ditinggalkannya.
  • Bagi perempuan yang melakukan ibadah haji, harus dengan suaminya atau diserta mahram atau dengan perempuan lain yang ada mahramnya.


Rukun - Rukun Melaksanakan Haji

Pengertian rukun Haji adalah perbuatan yang wajib dikerjakan dan tidak dapat diganti dengan membayar denda. jika meninggalkan salah satu rukun haji, maka Hajinya akan gugur atau tidak sah ibadah haji tersebut. Rukun - rukun Haji tersebut antara lain :

1. Ihram 


ihram


Ihram adalah berniat mengerjakan ibadah haji atau umrah dengan memakai pakaian ihram, pakaian berwarna putih bersih dan tidak berjahit. Pakaian tidak berjahit hanya berlaku bagi laki - laki.

2. Wukuf di Padang Arafah 


wukuf haji

Wukuf adalah hadir di Padang Arafah pada waktu zuhur, dimulai sejak tergelincir matahari tanggal 9 Zulhijah sampai terbit fajat tanggal 10 Zulhijah (pada bulan haji). 

3. Tawaf


tawaf haji


Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, dimulai dari Hajar Aswad dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri orang yang bertawaf (berputar kebalikan arah jarum jam). Orang yang tawaf harus menutup aurat serta suci dari hadas dan najis.

Macam - Macam Tawaf

  • Tawaf qudum, dilakukan ketika baru sampai di Mekah
  • Tawaf ifadah, dilakukan karena melaksanakan rukun haji
  • Tawaf nazar, dilakukan karena nazar
  • Tawaf sunah, dilakukan tidak karena sebab-sebab tertentu (mencari keutamaan dalam ibadah).
  • Tawaf wadak, dilakukan karena hendak meninggalkan mekah

4. Sai

Sai adalah berlari-lari kecil antara Bukit Safa dan Marwah. Ketentuan sai harus dimulai dari Bukit Safa dan diakhiri di Bukit Marwah. Sai dilakukan sebanyak tujuh kali dan dikerjakan setelah tawaf. 

5. Menggunting (Mencukur) Rambut

Waktu mencukur rambut setelah melempar Jamrah Aqabah pada hari Nahar. Apabila mempunyai kurban, mencukup dilakukan setelah menyembelih hewan kurban. Mencukur rambut sekurang-kurangnya tiga helai rambut.

6. Tertip

Tertip berarti menertipkan rukun-rukun haji tersebut. Yakni, harus berurutan dimulai dari niat (ihram), wukuf, tawaf, sai, dan menggunting rambut.


Tata Cara Pelaksanaan Haji

Dalam pratiknya, pelaksanaan ibadah haji terdiri dari tiga cara yaitu sebagai berikut…

a. Pelaksanaan Haji Ifrad 

Haji Ifrad adalah pelaksanaan haji saja. Jamaah haji yang memilih cara ini tidak diwajibkan membayar dam. Pelaksanaan haji ifrad biasa dipilih oleh jamaah haji yang masa waktu wukufnya sudah dekat (kurang lebih) lima hari.

Haji ifrad dapat dilakukan dengan empat cara, yaitu sebagai berikut..

  • Melaksanakan haji saja, tanpa melakukan umrah
  • Melaksanakan haji lebih dahulu baru melakukan umrah
  • Melaksanakan umrah sebelum bulan-bulan haji, lalu berihram haji pada bulan haji
  • Melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji, lalu pulang ke tanah air dan berangkat kembali ke tanah suci untuk melaksanakan haji

Namun pada umumnya, dikatkana haji ifrad ialah mendahulukan haji daripada umrah. Artinya melaksanakan haji dahulu dan setelah selesai haji, baru melaksanakan umrah.

Beberapa perbuatan berikut dilakukan bagi jamaah haji ifrad ketika melaksanakan haji

1. Bersuci (mandi dan berwudu)

2. Berpakaian ihram

3. Salat sunah dua rakaat

4. Berniat haji dengan mengucapkan

Niat Haji Ifrad

niat haji


Artinya: 

Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji.

5. Ketika tiba di Mekah

Jamaah haji ifrad ketika tiba di Mekah disunahkan melaksanakan tawaf qudum (baru datang). Tawaf ini bukan tawaf umrah dan bukan tawaf haji. Tawaf qudum bagi jamaah haji ifrad boleh dilanjutkan dengan sai atau tidak dengan sai.

Apabila tawaf dilanjutkan dengan sai, sainya sudah termasuk sai haji sehingga pada waktu tawaf ifadah (rukun haji) tidak perlu lagi melakukan sai.

Setelah melakukan tawaf qudum, jamaah haji ifrad tidak diakhiri dengan tahalul sampai selesai semua kegiatan haji. Hal itu dikarenakan pada waktu memakai ihram diniatkan ibadah haji. Selanjutnya, menunggu waktu wukuf di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah.

Adapun urutan kegiatan dan doa pada pelaksanaan haji ifrad, sejak dari wukuf sampai tawaf ifadah sama dengan pelaksanaan haji tamattu.

Apabila jamaah haji ifrad hendak melaksanakan umrah, umrah tersebut dilaksanakan setelah pelaksanaan haji dengan mengambil miqat dari salah satu di antaranya, yaitu Tan’im atau Ji’ranah atau miqat lainnya.

Demikian, uratan tentang pelaksanaan haji ifrad. Setelah selesai umrah, bagi jamaah haji yang belum ke Madinah diberangkatkan ke Madinah. Sebelum ke Madinah, jamaah haji disarankan agar melakukan tawaf (pamitan).

Kegiatan jamaah haji di Madinah, antara lain salat Arbain, ziarah ke tempat-tempat bersejarah, dan melaksanakan amalan lainnya yang sesuai dengan syarak.

Pelaksanaan Haji Tamattu

Haji tamattu adalah melaksanakan umrah lebih dahulu, baru melakukan ibadah haji. Jamaah haji tamattu, diwajibkan membayar dam nusuk (sesuai ketentuan manasik). Pelaksanaan haji tamattu dimulai dengan melaksanakan umrah terlebih dahulu, yaitu..

1. Bersuci (mandi dan berwudu)

2. Berpakaian ihram

3. Salat sunah dua rakaat

4. Niat dari miqat dengan mengucapkan


tata cara haji


Artinya: 

Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah 

5.  Membaca talbiah, selawat, dan doa;

6. Masuk mekah dan berdoa;

7. Masuk masjidil haram, melihat ka’bah dan berdoa;

8. Melintasi maqam ibrahim ketika hendak tawaf disunahkan berdoa;

9. Tawaf sebanyak tujuh kali putaran

10. Sai dimulai dari Bukit Safa dan berakhir di Bukit Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan

11. Mencukur rambut sebagai tanda selesainya pelaksanaan umrah.


Selesai melaksanakan umrah, jamaah haji tamattu’ menunggu tanggal 8 Zulhijah untuk melaksanakan haji, yaitu:

1. Bersuci (mandi dan berwudu)

2. Berpakaian ihram

3. Salat sunah dua rakaat

4. Niat dari miqat dengan mengucapkan


Artinya: 

Aku penuhi panggilan-M ya Allah untuk berhaji 

5. Berangkat ke Arafah (tanggal 8 Zulhijah)

6. Wukuf di Arafah (tanggal 9 Zulhijah)

7. Berangkat ke Muzdalifah setelah matahari terbenam

8. Mabit di Muzdalifah (malam tanggal 10 Zulhijah)

9. Mabit di Mina untuk melontar tiga jamrah, dan

10. Kembali ke Mekah untuk melakukan tawaf ifadah, sai, dan tawaf wadak.


Pelaksanaan Haji Qiram 

Haji Qiram adalah melaksanakan haji dan umrah di dalam satu niat dan satu pekerjaan sekaligus. Dalam hal ini, jamaah haji qiram wajib membayar dam nusuk. Pelaksanaan haji dengan cara qiram dapat dipilih bagi jamaah haji yang karena sesuatu hal, ia tidak dapat melaksanakan umrah sebelum dan sesudah hajinya, termasuk di antaranya jamaah haji yang masa tinggalnya di Mekah sangat terbatas.

Pelaksanaan haji qiram dimulai dengan bersuci (mandi dan berwudu), berpakaian ihram, salat sunah dua rakaat, niat haji dan umrah. Saat telah tiba di Mekah, jamaah haji qiram yang bukan penduduk Mekah disunahkan mengerjakan tawaf qudum. Tawaf qudum ini bukan tawaf umrah dan bukan tawaf haji (hukumnya sunah), boleh diteruskan dengan sai atau tidak dengan sai. Apabila diteruskan dengan sai, sainya sudah termasuk sai haji sehingga pada waktu tawaf ifadah tidak perlu lagi melakukan sai.

Setelah selesai mengerjakan tawaf qudum, tidak diakhiri dengan tahalul sampai seluruh kegiatan haji. Adapun kegiatan dan doa pada pelaksanaan haji qiram, sejak dari wukuf sampai dengan selesai sama dengan pelaksanaan haji tamattu. Bagi jamaah haji qiram yang belum melaksanakan sai pada tawaf qudum maka ketika melaksanakan tawaf ifadah harus diteruskan dengan sai. Selanjutnya, pada waktu akan meninggalkan Mekah, jamaah haji qiram hendaklah melakukan tawaf wadak.


Wajib Haji   

Wajib haji adalah perbuatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji. Apabila wajib haji dilanggar, hajinya tidak sah (tidak membatalkan haji yang dilakukan), tetapi wajib membayar dam (denda) dengan cara menyembelih binatang. Jika wajib itu telah diganti dengan menyembelih binatang, ibadah hajinya dianggap sah. Adapun wajib haji itu ada enam yaitu sebagai berikut…

  • Ihram (niat berhaji) dari miqat (batas yang ditentukan)
  • Mabit di Muzdalifah
  • Melontar tiga jamrah, yaitu ula, wusta, dan aqabah
  • Mabit di Mina
  • Tawaf wadak bagi yang akan meninggalkan Mekah, sedangkan bagi wanita yang sedang haid (menstruasi) tawaf wadaknya gugur
  • Menghindari perbuatan yang terlarang dalam keadaan berihram


Sunah Haji

Saat mengerjakan ibadah haji, ada beberapa sunah yang dapat dilaksanakan seperti berikut ini…

a. Salat Sunah di Hijir Ismail

Salat sunah ini dapat dilaksanakan kapan saja apabila keadaan memungkinkan

b. Membaca talbiyah

Talbiyah sunah dibaca selama ihram sampai melontar Jamrah Aqabah pada hari nahar (Iduladha). Bacaan talbiyah adalah…


bacaan haji

Artinya: 

Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu. 

c. Salat sunah tawaf di belakang Maqam Ibrahim

d. Memasuki Ka’bah (rumah suci) sambil berdoa


Larangan - Larangan Saat Melaksanakan Haji 

Larangan bagi laki - laki dan perempuan yang sedang menunaikan ibadah haji dan umrah

a. Larangan bagi laki-laki 

Laki-laki dilarang memakai pakaian yang berjahit, memakai tutup kepala, dan memakai atas kaki yang menutupi mata kai

b. Larangan bagi perempuan

Perempuan dilarang menutup muka dan kedua telapak tangan.

c. Larangan bagi laki-laki dan perempuan yaitu:

  • Memakai wangi-wangian, kecuali yang dipakai sebelum niat
  • Memotong rambut atau bulu badan yang lainnya
  • Memotong kuku
  • Mengadakan akad nikah
  • Memburu dan membunuh binatang yang ada di tanah suci,
  • Bersetubuh dan pendahuluannya


Keutamaan melaksanakan haji 

Melaksanakan ibadah haji merupakan salah satu ibadah yang mulia. Haji adalah termasuk rukun islam yang ke lima dan wajib ditunaikan bagi orang yang mampu. Keutamaan haji disebutkan di dalam Al-Quran dan sunnah Nabi, antara lain :

a. Haji merupakan amalan yang afdol 

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari. Dari Abu Hurairah, ia berkata


سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قِيلَ  مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَبْرُورٌ 


“Nabi SAW ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi Muhammad SAW.”

b. Melaksanakan ibadah haji akan dibalas dengan surga

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Dari Abu Hurairah, ia berkata,


وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ


“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.”

c. Melaksankan haji termasuk jihad di jalan Allah SWT 

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari. Dari Aisyah, ia berkata,


يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ « لاَ ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ 

“Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?” “Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi SAW.”

d. Melaksanakan haji dengan benar dapat menghapus dosa - dosa 

Selain mendapatkan jaminan surga, haji bisa menghapuskan dosa - dosa bagi hamba yang menjalankannya. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari. Dari Abu Hurairah, ia berkata,

عن أبي هريرة قالَ: سَمِعْتُ رسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقولُ: منْ حجَّ فَلَم يرْفُثْ، وَلَم يفْسُقْ، رجَع كَيَومِ ولَدتْهُ أُمُّهُ. متفقٌ عَلَيْهِ

“Siapa yang melakukan haji ke Ka’bah lalu tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan maka dia pulang ke negerinya sebagaimana ketika dilahirkan oleh ibunya.”


 


Melaksanakan haji dapat menghilangkan kefakiran di dalam diri 

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda,


تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ


“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.”


Demikianlah artikel yang berjudul Pengertian Haji Beserta Tata Cara Haji. Apabila ada kekeliruan ataupun kesalahannya, mohon maaf yng sebesar - besarnya. Silahkan tinggalkan komentar untuk memperbaiki dari kesalahan artikel ini. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini, semoga bermanfaat.