Sabtu, 19 Agustus 2023

Faktor Pendorong Penjelajahan Samudera Oleh Bangsa Eropa

| Sabtu, 19 Agustus 2023

Pada masa ketika bangsa Eropa berbondong – bondong melakukan penjelajahan di seluruh samudera. Hal tersebut, karena abad ini berkaitan erat dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan menemukan dunia baru. Negara Eropa yang menjadi pelopor penjelajahan samudra ini adalah bangsa Portugis dan bangsa Spanyol. 


rute penjelajahan samudera


Penjelajahan yang dilakukan oleh kedua negara tersebut, pun diikuti oleh bangsa Eropa lainnya seperti Italia, Belanda, Prancis, Inggris, dan Denmark. Karena adanya faktor – faktor yang pendorong terjadinya penjelajahan samudra oleh bangsa - bangsa Eropa, yaitu :

Peristiwa jatuhnya Konstantinopel

Dengan adanya peristiwa jatuhnya Konstantinopel merupakan jadi faktor utama yang mendorong bangsa - bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra. Selama berabad - abad, Konstantinopel menjadi pusat dunia Barat sekaligus pertahanan Kristen terhadap Islam. Selama itu juga, kota tersebut tidak terlepas dari segala ancaman, namun selalu selamat dari berbagai penyerangan. Wilayah Konstantinopel merupakan wilayah yang sering diperebutkan karena memiliki kekayaan alam yang melimpah. Selain itu, Konstantinopel juga menjadi pintu masuk atau gerbang perdagangan antara negara - negara Asia dan Eropa. Pada akhirnya, pasukan Turki Ottoman yang dipimpin oleh Mehmet II atau dikenal juga Muhammad Al-Fatih yang berhasil menaklukkan Konstantinopel. 

Dengan jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki merupakan salah satu peristiwa penting yang menjadi penanda berakhirnya abad pertengahan. Dan juga, dengan jatuhnya wilayah Konstantinopel ke tangan Turki Ottoman, maka berakhir pula kekuasaan kerajaan Romawi Timur. Kemudian menyebabkan dampak besar bagi kondisi perdagangan bangsa Eropa yang mengalami kemunduran. Karena Turki Usmani melarang bangsa - bangsa Eropa melewati wilayah Konstantinopel hingga bangsa Eropa harus mencari wilayah baru untuk berdagang.

Wilayah Konstantinopel yang sebelumnya dijadikan sebagai pintu masuk ataupun menjadi gerbang lalu lintas perdagangan antara negara - negara Asia dan Eropa. Karena peristiwa peralihan kekuasaan Konstantinopel itu membuat para pedagang Eropa tidak bisa lagi membeli rempah - rempah dari Asia. Oleh karena  itu, bangsa Eropa semakin terdorong untuk berlomba-lomba menjelajah samudra untuk menemukan penghasil rempah sehingga sampai di Nusantara Indonesia.

Pencarian Sumber Rempah – Rempah

Dalam penjelajahan samudra yang dilakukan oleh bangsa Eropa dilatarbelakangi oleh pencarian rempah - rempah sebagai komoditas utama perdagangan. Namun juga, pencarian rempah - rempah ini dihubungkan dengan iklim negara Eropa yang cukup dingin. Karena adanya rempah – rempah yang dapat dimanfaatkan untuk menghangatkan tubuh selama musim dingin berlangsung. Rempah – rempah tidak hanya digunakan dalam konsumsi menghangatkan tubuh, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk mengawetkan makanan. 

Ha inilah, yang membuat harga jual rempah – rempah harga sangat tinggi. Sehingga menjadi faktor pendorong lainnya yang dilakukan oleh bangsa Eropa untuk menjelajahi samudra, mengingat rempah - rempah memiliki banyak fungsi dengan menawarkan harga jual yang begitu tinggi. 

Penemuan Teori Baru

Pada periode sekitar abad ke – 15, menjadi penanda di negara – negara Eropa sedang mengalami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga banyak ditemukan teori - teori baru, yang salah satunya dikemukakan oleh tokoh Nicolaus Copernicus. Pada bukunya yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium, Copernicus menyebutkan kalau bumi berputar mengelilingi matahari. Copernicus juga mengatakan jika seseorang berjalan satu titik ke arah barat, maka dia akan kembali ke titik semula. 

Penemuan teori inilah yang menjadi salah satu pendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra ke penjuru belahan dunia. Tidak hanya itu, teori ini juga dibuktikan oleh seorang pelaut yang berasal dari bangsa Portugis dan Spanyol yang menjelajahi samudra dengan rute yang berbeda dan kembali bertemu di wilayah Maluku, Nusantara Indonesia. 

Semboyan 3G

Dalam melakukan pelayaran samudra, para penjelajah dari bangsa Eropa memiliki semboyan 3G, antara lain :

Gold

Semboyan gold merupakan penjelajahan yang bertujuan untuk memburu kekayaan berupa emas, perak, dan bahan tambang. Hal tersebut dilakukan oleh penjelajah bangsa Eropa supaya negaranya bisa menjadi negara yang makmur dan maju dalam bidang perekonomian. 

Glory

Semboyan glory berhubungan dengan kejayaan pada sebuah negara. Oleh karena itu, mulailah berkembangnya paham imperialisme kuno dengan sebuah sistem politik yang memiliki tujuan untuk menjajah negara lain supaya mendapatkan kekuasaan penuh dan mengambil keuntungan sebesar - besarnya. Hal tersebutlah yang mendorong bangsa - bangsa Eropa ingin memiliki sepenuhnya daerah kekuasaan yang begitu luas dan banyak tersebar di berbagai negara jajahan lainnya, hingga Indonesia. 

Gospel

Semboyan gospel ini berhubungan dengan penjelajahan yang dilakukan oleh bangsa Eropa karena adanya sebuah keinginan untuk menyebarkan agama dan ajaran Injil. Sehingga para penjelajah menerapkan prinsip gospel, yang bisa kita lihat dari bangsa Portugis dan Spanyol yang menyebarkan dan mengajarkan agama Katolik setibanya mereka di wilayah Nusantara. 

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pada periode sekitar abad ke-15, ilmu pengetahuan dan teknologi di Eropa sedang mengalami perkembangan yang pesat seperti munculnya berbagai penemuan teori – teori baru. Tak terkecuali penemuan dalam bidang geografi dan astronomi. Dengan adanya adanya perkembangan ilmu pengetahuan seperti astronomi dan geografi membuat bangsa Eropa memiliki kemampuan untuk melakukan penjelajahan samudra. Selain itu, bersamaan dengan perkembangan teknologi khususnya teknologi di bidang kemaritiman juga membuat bangsa Eropa mampu melakukan ekspedisi. Dengan perkembangan teknologi bidang kemaritiman seperti pembuatan kapal - kapal besar yang kuat serta alat - alat pendukung, misalnya teropong dan kompas. Penemuan alat kompas yang bisa digunakan sebagai penunjuk arah, seperti arah utara dan selatan. Dengan menggunakan teropong dan kompas membuat perjalanan menjadi lebih terarah dan hemat. 

Memperluas wilayah kekuasaan dan kolonialisme

Faktor pendorong yang satu ini mungkin erat kaitannya dengan kekuasaan dan penjajahan yang dilakukan bangsa Eropa pada zaman dulu. Bangsa Eropa seperti : Inggris, Prancis, Spanyol, Portugal, dan Belanda lagi - lagi dinilai sebagai negara Eropa dengan wilayah jajahan paling luas di muka Bumi. Bahkan, negara Inggris dinobatkan sebagai negara dengan koloni terbanyak sepanjang sejarah manusia.

Eksplorasi atau penjelajahan samudra yang dilakukan bangsa Eropa terbilang luas dan cepat. Para penjelajah ini telah menguasai banyak wilayah di dunia dan mendirikan kekuasaannya di daerah tersebut. Bangsa Eropa melalui penjelajah memperluas pengaruh di bidang ekonomi, politik, sains, perdagangan, bahkan perebutan wilayah.

Tidak hanya memperluas kekuasaan, nagsa Eropa juga melakukan kolonialisme. Kolonialisme merupakan sebuah paham tentang penguasaan oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas negara itu. Dengan segala kelebihan dan kekayaan Indonesia yang berhasil mengakomodasi kebutuhan bangsa Eropa, akhirnya mereka pun tergiur dan memiliki nafsu untuk menguasai Nusantara Indonesia dengan cara yang eksploitatif mulai dari merebut wilayahnya, mengambil alih politik serta perekonomian.

Strategis di jalur perdagangan

Karena wilayah Nusantara Indonesia terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudera (Hindia dan Pasifik). Sehingga aksesnya yang dijadikan sebagai lalu lintas perdagangan dunia membuat Indonesia menjadi tempat yang cocok untuk berniaga. Hal tersebut yang mendorong bangsa Eropa tertarik menguasai Nusantara Indonesia. Keanekaragaman hayati dan kekayaan alam Indonesia memberikan motivasi kepada bangsa Eropa melakukan berbagai upaya untuk mengeksploitasi tanah Nusantara. 


Demikianlah artikel yang berjudul "Faktor - Faktor Pendorong Penjelajahan Samudera Oleh Bangsa Eropa". Jika ada kesalahan ataupun kekurangan artikel ini, Pustaka Pengetahuan mengucapkan mohon maaf yang sebesar - besarnya. Silahkan tinggalkan komentar yang sifatnya membuat artikel ini menjadi lebih baik. Terima kasih sudah mengunjungi dan semoga bermanfaat.

Bahan bacaan lainnya, jika membantu tugas sekolah silahkan klik Berbagai Reviews

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan, silahkan klik Baraja Farm 

Tutorial cara budidaya silahkan klik Baraja Farm Channel  

Media sosial silahkan klik facebook


Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar