Jumat, 26 Juli 2019

Pengertian Molekul, Jenis - Jenis Molekul, Contoh - Contoh Molekul, Molecules.

| Jumat, 26 Juli 2019
Pengertian Molekul - pustakapengetahuan.com


Sebuah molekul adalah gugusan yang secara elektris netral yang tersusun dari dua atau lebih atom yang saling berikatan melalui ikatan kimia. Molekul dibedakan dari ion berdasarkan ketiadaan muatan listrik. Namun, dalam fisika kuantum, kimia organik, dan biokimia, istilah molekul sering digunakan dengan agak longgar, juga digunakan untuk ion poliatomik.


Pengertian Molekul

Molekul ialah sekumpulan atom yang tersusun oleh dua atau lebih atom dengan ikatan kimia tertentu. Kumpulan atom tersebut akan membawa muatan yang stabil dan netral (tidak bermuatan listrik) hingga saling berhubungan dengan kuat. Hubungan antar atom ini akan membentuk bagian terkecil dari zat atau senyawa yang dapat berdiri sendiri. Selain itu adapula yang mengartikan molekul sebagai zat tunggal yang mengalami reaksi kimia hingga membentuk bagian sederhana serta berasal dari gabungan beberapa unsur, baik sejenis maupun tidak sejenis.

Dalam teori kinetika gas, istilah molekul sering digunakan untuk partikel gas apapun tanpa memperdulikan komposisinya. Menurut definisi ini, atom gas mulia dianggap sebagai molekul sebagai molekul monoatomik.

Suatu molekul dapat homonuklir, yaitu, mengandung atom-atom dari satu unsur kimia, misalnya oksigen (O2); atau dapat pula berupa heteronuklir, suatu senyawa kimia yang tersusun dari lebih dari satu unsur, misalnya air (H2O). Atom dan kompleks yang terhubung melalui ikatan non kovalen, seperti ikatan hidrogen atau ikatan ionik, umumnya dianggap sebagai molekul tunggal.

Molekul sebagai komponen materi jamak terdapat dalam zat organik (dan biokimia tentunya). Mereka menyusun sebagian besar samudera dan atmosfer. Namun, mayoritas zat padat yang kita kenal di Bumi, termasuk sebagian besar mineral yang membentuk kerak, mantel, dan inti bumi, mengandung banyak ikatan kimia, tetapi tidak tersusun dari molekul yang dapat diidentifikasi. Selain itu, tidak ada molekul yang khas yang dapat didefinisikan sebagai kristal ionik (garam) dan kristal kovalen (padatan jaringan kovalen, network solid), meskipun ini sering tersusun dari sel unit yang berulang sehingga membentuk bidang (seperti dalam grafena) atau tiga dimensi (seperti intan, kuarsa, atau natrium klorida). Tema struktur sel unit yang berulang juga berlaku untuk sebagian besar fase paling padat dengan ikatan logam, yang artinya bahwa logam padat juga tidak terbuat dari molekul. Dalam kaca (zat padat yang berada dalam keadaan vitreous tak teratur), atom-atom juga dapat disatukan oleh ikatan kimia tanpa adanya molekul definitif apapun, maupun tanpa adanya keterulangan unit yang teratur seperti pada kristal.


Sejarah Molekul

Menurut Merriam-Webster dan Online Etymology Dictionary, istilah "molecule" diturunkan dari the bahasa Latin "moles" atau unit kecil massa.

Molecule (1794) – "partikel yang teramat halus", dari bahasa Prancis mol├ęcule (1678), dari bahasa Neo-Latin molecula, kecil dari bahasa Latin moles "massa, penghalang". Awal maknanya samar-samar; mode kata (digunakan sampai akhir abad 18 hanya dalam bentuk Latin) dapat ditelusuri ke filsafat Descartes. 
Definisi molekul telah berkembang seiring peningkatan pengetahuan tentang struktur molekul. Definisi sebelumnya kurang tepat, mendefinisikan molekul sebagai "partikel terkecil dari zat kimia murni yang masih mempertahankan komposisi dan sifat kimianya". Definisi ini sering terpatahkan karena banyak zat dalam pengalaman biasa, seperti batuan, garam, dan logam, terdiri dari jaringan kristal besar dari atom atau ion yang berikatan secara kimia, tetapi tidak terbuat dari molekul diskrit.


Sains molekular

Sains molekul disebut kimia molekular atau fisika molekular, tergantung fokusnya apakah fokus pada kimia atau fisika. Kimia molekular berurusan dengan hukum-hukum yang mengatur interaksi antara molekul yang menghasilkan pembentukan dan pemecahan ikatan kimia, sementara fisika molekular berurusan dengan hukum-hukum yang mengatur struktur dan sifat-sifatnya. Namun pada prakteknya, perbedaan ini tidak tegas. Dalam sains molekular, suatu molekul terdiri dari suatu sistem stabil (keadaan ikatan (en) yang tersusun dari dua atau lebih atom. Ion poliatomik kadang-kadang dapat dianggap sebagai molekul bermuatan listrik. Istilah molekul tak stabil digunakan untuk spesies yang sangat reaktif, yaitu pemasangan jangka pendek (resonansi) elektron dan inti atom, seperti radikal, ion-ion molekul, molekul Rydberg, keadaan transisi, kompleks van der Waals, atau sistem dari tumbukan atom seperti kondensat Bose–Einstein.


Jenis - Jenisnya Molekul.

Molekul unsur


Molekul unsur - pustakapengetahuan.com


Molekul unsur merupakan molekul yang terbentuk atau berasal dari hasil kombinasi unsur atau atom yang satu jenis. Pengertian molekul unsur pada intinya adalah molekul yang terdiri dari satu jenis atom atau unsur saja. Dan ternyata, penamaan molekul unsur sendiri saling berkaitan dengan jumlah unsur penggabung yang digunakan. Molekul unsur terdiri dari beberapa bagian yaitu dwiatom,  triatom, tetraatom dan lain –lainnya berdasarkan jumlah unsur yang dimiliki. Contoh molekul unsur adalah O2 (Oksigen), N2 (Nitrogen), P4 (Posfor), H2 (Hidrogen) dan lain sebagainya.


Molekul senyawa


Molekul senyawa - pustakapengetahuan.com


Lain halnya dengan molekul unsur, pengertian molekul senyawa sendiri adalah molekul yang terbentuk dari beberapa unsur atau atom. Definisi molekul senyawa lainnya adalah molekul yang dihasilkan dari penggabungan unsur atau atom dengan jenis yang berbeda. Jika penamaan molekul unsur sangat sederhana karena terdiri dari banyaknya unsur atau atom yang digunakan. Penamaan molekul senyawa sedikit lebih rumit karena terdiri dari beberapa unsur berbeda yang dijadikan satu. 

Contoh dari molekul senyawa diantaranya afdalah CO2 atau Karbon Dioksida. Sekedar informasi, CO2 merupakan gabungan dari satu atom karbon dengan dua atom oksigen. H2O (air)  juga merupakan salah satu contoh dari molekul senyawa karena terdiri dari gabungan antara dua atom Hidrogen dengan satu atom oksigen. Tak hanya dihasilkan dari gabungan dua unsur, molekul senyawa juga bisa dihasilkan dari 3, 4 atau lebih unsur. Misalnya adalah CO(NH2)2 atau Urea yang berasal dari gabungan antara satu atom karbon, dua atom Nitrogen, satu atom oksigen serta empat atom hidrogen yang kemudian dikenal dengan nama urea.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan, jika ada kesalahan atau kekurangan kami mohon maaf, silahkan tinggalkan komentar dengan sifatnya membangun menjadi lebih baik. Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar